Ilustrasi keahlian seorang pebisnis. Foto: Womantalk.com

IDNEWS.CO.ID – Menurut sebuah survei internasional, beberapa penduduk di Australia beranggapan jika wanita butuh berparas menarik dan berotak pintar untuk mencapai keberhasilan dibandingkan dengan tuntutan pada lelaki.

Survey itu yaitu tentang persepsi partisan pada category keberhasilan dengan beragam variabel, mulai dari kepintaran, usaha giat, koneksi sampai paras menarik bawaan lahir.

Di Australia, 12 persen dari penganut survey mengatakan penampilan buat wanita berubah menjadi satu diantara faktor penting untuk perkembangan karir mereka.

Angka itu tambah tinggi bila dibandingkan dengan lima persen jumlahnya responden yang mengatakan jika penampilan yaitu faktor penting untuk perkembangan karir lelaki.

Jane Esther, mahasiswi jurusan Ilmu Memasak Komersil dan Manajemen Perhotelan yang kerja di sebuah restoran di Melbourne, Australia sempat diperintah untuk kerja sebagai kasir karena penampilannya.

“Aku ada pengalaman sich pada tempat kerja waktu mereka memohon aku kerja dibagian depan,” kata wanita dari Bandung itu.

“Manajernya bilang butuh yang cantik untuk menjaga di muka. Tidak mesti cantik sich, namun menarik, demikian.”

“Cantik itu bonus saja” Jane Esther di dapur Jane Esther yang kerja di bidang perhotelan mengatakan faktor usaha giat yaitu penyebab keberhasilan profesinya.

Walaupun demikian, Jane mengatakan jika faktor kecantikan bukan segalanya bila dibandingkan dengan faktor “usaha giat”.

“Menurut aku [kecantikan] tidak [menjadi faktor]. Sebab untuk bertahan hidup di sini [Australia] mesti usaha giat dan pengen terus belajar perihal baru dan bertahan,” katanya.

“Terutama kalaupun kamu kerja di bidang perhotelan, kamu mesti kuat fisik dan pula mental karena kebanyakan koki di sini ialah lelaki.”

Menurut survey, 25 persen responden melihat kepintaran sebagai satu diantara faktor utama buat wanita untuk bisa maju pada dunia karir. Angka ini tambah tinggi 10 persen dari tuntutan untuk lelaki.

Jane mengatakan jika faktor “kecerdasan”, pada yang yang lain, memang diperlukan untuk perkembangan karir wanita.

“Usaha giat, disiplin dan kecerdasan yaitu faktor sangat utama yang bisa menolong karir wanita,” katanya.

“Kalaupun cantik menurut aku bonus saja.”

Menurut Dr. Rheny Pulungan, kwalifikasi dan pengalaman yaitu faktor partisan dari tugasnya sebagai pustakawan di Monash University di Melbourne.

Walaupun menurut Dr. Rheny kecantikan tidak jadi faktor pada tempat kerjanya, dia mengatakan tidak kaget akan hasil survey yang mengatakan jika hal tersebut ikut mempunyai pengaruh pada perkembangan karir wanita.

“Aku condong tidak terkejut kalaupun survey mengatakan buat beberapa wanita penampilan berubah menjadi faktor penting buat karir mereka,” katanya.

“Terutama mungkin di sejumlah ruang pekerjaan tersendiri seperti retail, perhotelan dan lain-lain.”

Menurut survey di Australia, baik untuk wanita dan lelaki, faktor ketujuan keberhasilan mencakup usaha giat, diikuti keyakinan diri dan kwalifikasi.

Walaupun angkanya tambah tinggi dari lelaki, faktor penampilan buat wanita ada di posisi ke-8, tepatnya dibawah “pembawaan tidak gampang menyerah” dan “koneksi”. (ach)

LEAVE A REPLY