Ilustrasi kaca spion mobil. Foto: IndonesiAutosBlog

IDNews.co.id – Tidak seluruh mobil yang sudah dilengkapi kaca spion lipat elektrik otomatis atau retractable mirror. Untuk pengoperasian spion elektrik tinggal menekan tombol lock pada kunci saat mobil parkir, nanti spion dengan cara otomatis terlipat.

Akan tetapi, ada pula yang cara melipatnya dibutuhkan menekan tombol dari dalam kabin, dan biasanya, pemilik mobil lupa. Terkadang, petugas parkir tidak jelas jika mobil itu sudah memiliki fitur lipat elektrik, jadi petugas parkir melipat spion dengan manual.

” Cara seperti tersebut yang bisa merusak spion elektrik. Seandainya ada ‘paksaan’ saat melipatnya jadi berpotensi merusak gear didalam spion, ” kata Technical Service Executive Coordianator PT Astra Daihatsu Motor, Anjar Rosjadi terhadap wartawan Sabtu (7/7/2018).

Menurut dia, retractable mirror baiknya saat parkir terlipat dulu biar tidak dilipat manual oleh petugas parkir. Ia mengatakan, seandainya di Daihatsu, tidak ada informasi jika pengguna mengalami kerusakan di spion elektrik.

Selain itu, Dealer Technical Dukungan PT Toyota Astra Motor, Didi Ahadi menambahkan, jarang terjadi kerusakan pada spion lipat elektrik karena cukup kuat untuk system mekanisnya. “Enggak masalah karena ada sistem manual. Tetapi jangan keseringan juga dilipat manualnya, ” papar dia, mengingatkan.(ndi)

LEAVE A REPLY