Pangeran Harry dan Meghan Markle. Foto: Instagram.com/kensingtonroyal

IDNEWS.CO.ID – Beberapa waktu belakangan, Pangeran Harry dan Meghan Markle menghadapi banyak serangan kebencian dari media dan publik di Inggris. Setelah tur di Afrika yang menuai banyak pujian, Harry kembali dan mengeluarkan surat publik yang diduga menjadi pemicu masalah lain.

Dalam sebuah pernyataan, Harry mengumumkan kalau ia akan mengambil langkah hukum kepada beberapa media seperti Daily Mail, Mail on Sunday, Daily Mirror, dan The Sun. Meski tindakan ini dilakukannya demi melindungi istrinya yang dikerap diserang media, tapi Harry dikabarkan tidak mendiskusikan sedikit pun mengenai keputusan yang diambilnya itu dengan pihak kerajaan.

Kini, dikutip dari Cosmopolitan, hubungan Harru dengan orang-orang di kabinet kerajaan dikabarkan menjadi renggang. Bahkan, masalah ini kian memburuk hingga seorang sumber mengatakan jika Harry dan Meghan Markle tengah mempertimbangkan untuk pindah keluar Inggris, Kanada tepatnya.

“Meghan dan Harry sudah mempertimbangkan pindah ke Kanada, karena negara itu bagian dari persemakmuran,” kata seorang sumber kepada Us Weekly.

Secara teknis, relokasi menjadi pilihan dan keduanya merencanakan hal itu di masa depan. Kabar ini mencuat setelah koresponden kerajaan Daily Express Richard Palmer mengklaim kalau Meghan dan Harry tidak mendapat dukungan dari kerabat di kerajaan atau petinggi kerajaan.

“Tidak ada seorang pun di keluarga kerajaan atau petingga kerajaan yang mendukung Harry dan Meghan saat ini. Bahkan ajudan pasangan itu tampak malu dengan tindakan mereka. William, yang menganggap adiknya seperti batu panas seberat satu ton, dan Charles telah menjaga jarak,” tulis Richard di Twitter.

Semoga saja, Harry dan Meghan Markle bisa memperbaiki hubungan mereka dengan orang-orang di lingkaran dalam kerajaan. Jika tidak, Meghan mungkin harus benar-benar ke Kanada. (ndi)

 

LEAVE A REPLY