Ilustrasi menyalakan AC mobil.

IDNews.co.id – Sinar matahari terik buat mobil yang diparkir diluar tempat naik suhu kabinnya. Jika sudah demikian, hal pertama yang dilakukan pengemudi yaitu menyalakan penyejuk kabin atau AC.

Banyak yang berpikir kalau dengan menyalakan AC dan tutup kaca rapat-rapat, jadi suhu dapat turun dengan saat singkat.

Hal tersebut sudah pasti tidak benar. Karena, untuk dapat menurunkan suhu kabin dengan maksimal, AC memerlukan selisih derajat yang tidak terpaut jauh, yang cuma dapat diperoleh dari aliran dengan udara luar.

Namun ternyata, ada alasan beda kenapa kaca mesti lebih dahulu di buka sebelum saat AC dinyalakan. Dilansir dari laman resmi Daihatsu, Senin (8/1/2018), hal tersebut terjalin dengan zat kimia.

Laman itu membicarakan tentang radiasi cahaya matahari, yang dapat menyebabkan reaksi kimia pada material plastik, pengharum tempat dan bahan pelapis jok dengan udara panas.

Reaksi itu hasilkan bermacam zat baru, di antaranya Benzena, yaitu toksin penyebabnya kanker.

Terkecuali menyebabkan kanker, Benzene dapat juga meracuni tulang badan, menyebabkan anemia dan menurunkan jumlah sel darah putih.

Bila seringkali menghirupnya dalam periode waktu yang lama, dapat menyebabkan leukemia dan menaikkan resiko penyebabnya kanker.

Tingkat Benzena didalam tempat yang dapat diterima manusia yaitu sebesar 540 miligram per meter persegi.

Sebuah mobil yang terparkir didalam tempat dengan jendela tertutup akan hasilkan 400-800 mg Benzene.

Tapi bila diparkir dibawah cahaya matahari pada temperatur 15 derajat Celcius ke atas, tingkat Benzene dapat naik sampai mencapai 2. 000-4. 000 mg.

Jadi, lakukan untuk buka kaca selama sebagian menit sebelum saat menyalakan AC, supaya luput dari zat beresiko.(ndi)

LEAVE A REPLY