Ilustrasi Kuras oli mesin mobil. Foto: YouTube

IDNews.co.id – Populasi mobil bertransmisi otomatis atau matik saat ini semakin tinggi. Menyusul, kendaraan jenis ini mudah dioperasikan khususnya bagi masyarakat perkotaan.

Digunakaan di perkotaan, tentu mobil tersebut sering menghadapi kemacetan serta perubahan cuaca sekaligus. Hal ini mau tidak mau, mewajibkan pemilik menjaga komponen transmisi itu.

Salah satu yang menjadi perhatian khusus para pengguna yaitu terletak pada oli transmisi. Selain mengganti, pemilik ternyata juga harus menguras komponen tersebut.

Hal itu diungkapkan Supervisor Business area Sales Department Retail Division Astra Otopart, Chinto Adiputera.

“Kalau ganti, mungkin kita isi enam liter, tapi yang dikeluarkan hanya dua sampai tiga liter saja. Sisanya di dalam transmisi, gear set, dan macam-macam,” ujar dia.

Ia menjelaskan, menguras dan mengganti oli adalah hal yang berbeda. Hal itu menurutnya bisa dilihat dari tenggat waktu keduanya. Terlebih, menguras bukan pekerjaan yang mudah.

“Kalau kuras itu seperti cuci darah. Seluruh olinya dikeluarkan, diganti dengan yang baru. Ada alatnya tersendiri,” katanya.

Chinto mengatakan, penggantian oli transmisi dilakukan saat mobil telah menempuh jarak hingga 20.000 kilometer. “Sedangkan kuras dilakukan setelah 40.000 kilometer,” tutur dia.(ndi)

LEAVE A REPLY