Permukiman penduduk Bukit Duri yang jadi target penggusuran.

IDNews.co.id – Puluhan warga di bantaran Kali Ciliwung, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, angkat kaki dari rumahnya. Sebab, sebelumnya petugas telah memberikan surat peringatan kepada warga.

Personel gabungan Pemkot Jakarta Selatan pun membantu relokasi sebagian warga Bukit Duri yang berada di bantaran Kali Ciliwung ke Rumah Susun (Rusun) Rawa Bebek dan Rusun Cakung KM 2, Jakarta Timur.

Sebanyak 70 personel gabungan dari Satpol PP, PPSU, Polisi dan TNI, turut membantu dan mengamankan jalannya relokasi, Minggu (18/6) siang. Sebanyak 22 Kepala Keluarga (KK) direlokasi pada Minggu siang. Warga yang direlokasi mulai dari 3 RT 01, 02, 04 di RW 12.

Lurah Bukit Duri Mardi Youce menuturkan, sebanyak personel gabungan disiapkan untuk membantu jalannya relokasi dan berjaga-jaga dari hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami juga menyiapkan 11 truck serta 3 kendaraan operasional Satpol PP dan PPSU,” ujar Youce.

Youce menambahkan, relokasi berjalan kondusif dan tidak ada penolakan dari warga dan mereka setuju untuk direlokasi. “22 KK setuju direlokasi semua berjalan kondusif,” beber dia.

Relokasi ini dilakukan sebagai langkah normalisasi Kali Ciliwung. Di antaranya pembuatan tanggul dan jalan inspeksi di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Diberitakan sebelumnya, empat RT di RW 012 di Bantaran Kali Ciliwung, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, terkena penertiban. Pemerintah Kota Jakarta Selatan, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jakarta Selatan telah menerbitkan Surat Peringatan (SP) 1 pada Selasa (13/6).

Kepala Sub Bagian Sarana dan Prasarana Kota Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Selatan Asti menuturkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan sebanyak empat rusun untuk warga RT 001 hingga RT 004.

“Mereka bersedia dipindahkan ke Rusun Rawa Bebek, Komarudin, Pulo Gebang dan Bekasi Km 2,” terang dia. (gus)

LEAVE A REPLY