Ilustrasi
Budi Pekerti Nabi Muhammad Sungguh Luar Biasa dan Patut Diteladani

IDNEWS.CO.ID – Islam dulu datang dalam keadaan asing, dimana hanya segelintir orang yang percaya pada Islam. Di akhir zaman pun Islam akan kembali dalam keadaan asing.

“Islam datang dalam keadaan asing, akan kembali pula dalam keadaan asing. Sungguh beruntunglah orang yang asing.” (HR. Muslim no. 145).

Al Qadhi ‘Iyadh menyebutkan makna dari hadist tersebut sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi.

“Islam dimulai dari segelintir orang dari sedikitnya manusia. Lalu Islam menyebar dan menampakkan kebesarannya. Kemudian keadaannya akan surut. Sampai Islam berada di tengah keterasingan kembali, berada pada segelintir orang dari sedikitnya manusia pula sebagaimana awalnya.”

Jika kita perhatikan, kita telah sampai kepada zaman dimana Islam sangat asing di tengah umat manusia, bahkan asing dalam pandangan orang yang mengaku Islam.

Secara kuantitas, penganut agama Islam memang sangat banyak dan terus bertambah, tapi orang yang benar-benar mentaati perintah Allah dan RasulNya sangat sedikit. Tak sedikit umat Islam yang mencampur adukkan kebenaran dan kebathilan.

Islam ada dalam keadaan asing bisa kita saksikan sendiri di kehidupan sehari-hari

Misalnya saja ada sekumpulan wanita yang mengaku bergama Islam tapi mereka memakai celana pendek dan baju seksi, kemudian ada wanita berhijab tiba-tiba lewat di depannya, secara spontan wanita berpakaian seksi itu menganggap wanita berhijab tersebut aneh.

Contoh lainnya, ada seorang pria jujur yang bekerja di instansi pemerintahan. Dia akan dianggap aneh dan keliru oleh orang yang suka berbuat curang. Yang jujur akan diasingkan dan yang curang akan diagungkan.

Kemudian ada pria sholeh yang rajin sholat, tidak pernah mabuk dan suka berpakaian agamis. Dia akan dianggap aneh dan bahkan diledek oleh pria yang mengaku Islam tapi tidak pernah sholat dan suka mabuk-mabukan. Menurut mereka, pria yang tidak mabuk itu tidak keren.

Di zaman sekarang bahkan Islam dianggap teroris dan banyak ulama yang dikriminalisasikan tanpa alasan yang jelas. Selain itu masih banyak kejadian lainnya yang membuktikkan bahwa Islam semakin hari semakin terasingkan.

Ini adalah bukti kalau kita sekarang hidup di zaman dimana Islam sudah mulai terasingkan kembali. Walaupun begitu jangan bersedih, karena orang yang taat pada Allah dan RasulNya, meskipun jumlahnya sedikit, beruntunglah dia.

Beruntunglah orang-orang yang dianggap asing karena ia membela kebenaran dan mencela kebathilan. Cukup Allah bagi kita!

LEAVE A REPLY