Pembangunan LRT.

IDNews.co.id – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tengah mengebut pembangunan LRT Jakarta Koridor I Fase I (Kelapa Gading – Velodrome). Sejak pencanangan pemasangan Box Girder perdana pada 29 Mei 2017 lalu. Sampai hari ini, Jakpro telah memasang 150 buah Box Girder atau 10 Span jalur layang LRT (40m/Span)

“Kita sedang kebut sekarang ini, karena sudah tidakada waktu lagi. Contohnya pemasangan Box Girder sudah terpasang150 buah Box Girder,” ungkap Dirut PT Jakarta Propertindo, Satya Heragandhi, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (13/8).

Hingga Juli 2017, Satya mengatakan, progres pekerjaan konstruksifisik LRT Jakarta KoridorIFase I ini sudah mencapai 29,8% dan lebih tinggi sedikit dari targetnya. “Kami pantau terus pembangunannya, dan semoga berjalan sesuai target waktu,” kata dia

Sementara itu, Direktur Proyek LRT Jakarta, Allan Tandiono menuturkan, enam stasiun layang LRT Jakarta yang disiapkan yakni Stasiun Depo Pegangsaan Dua, Stasiun di depanMal Kelapa Gading, Stasiun di Jl.Boulevard Raya Kelapa Gading, Stasiun di Jl. Kayu Putih Raya (Pulomas), Stasiun di Jl. KayuPutih Raya (Equestrian), serta Stasiun di depanGelanggangOlahraga VelodromeRawamangun.

”Panjang lintasan LRT Jakarta Kelapa Gading – Velodrome kuranglebih 5,8 km, dan melintasi enam stasiun layang. Nantinya, stasiun dilengkapi dengan lift, eskalator, dan fasilitas modern seperti yang digunakan di stasiun-stasiun MRT atau LRT luar negeri; system Automated Fare CollectiondanPlatform Screen Doors”.

Menurut Allan, Depo LRT Jakarta nantinya mampu menyimpan sebanyak 196 gerbong LRT. Sedangkan pengoperasian awalnya, Jakpro telah menyiapkan sebanyak 16 gerbong.”Saat pengoperasian awal nanti,kereta akan dating setiap 10 menit sekali dan mampu mengangkut sekitar 540 penumpang sekali jalan,” tutur dia.

Percepatan pembangunan proyek LRT Jakarta dalam rangka Asian Games 2018 akan melintasi 6 stasiun layang termasuk didalamnya pembangunan depo yang berlokasi di Jl.PegangsaanDua, Jakarta Utara.

Pembangunan depo ini juga menjadi salah satu lingkupdalam pekerjaan kontrak P102 (Pembangunan Prasarana LRT Jakarta) yang dikerjakan oleh perusahaan konstruksi BUMN, PT Wijaya Karya (Persero) tbk.

SecaraumumDepo LRT Jakartadirencanakandapatmengakomodir kurang lebih 40km koridor LRTdalam masa pengoperasiannya. Depo ini akan berfungsi sebagai tempat penyimpanan Kereta LRT, pemeliharaan Kereta LRT, dan sekaligus sebagai Balai Yasa (Bengkel) Kereta LRT.

Pada tahap awal akan dioperasikan sebanyak 8 articulated Kereta LRT atau 4 train sets (1 train set = 2 articulated Kereta LRT atau 4 gerbong LRT) dengan headway sekitar 10 s/d 15 menit. (hat)

LEAVE A REPLY