ILUSTRASI - Jualan Online. net

IDNEWS.CO.ID – Maraknya penggunaan media sosial menjadi ajang komunikasi efektif. Terlebih bagi orang yang secara keberadaannya berjauhan. Salah satu jaringan yang banyak digunakan seperti Aplikasi Whatsapp. Setiap orang yang menggunakan ponsel pun cenderung menggunakannya.

Komunikasi bagi pengguna aplikasi itu seringkali menjadikannya secara ajang komunikasi melampiaskan kerinduan setelah sekian lama tak berjumpa, baik teman hingga sanak saudara. Tak jarang pula yang memanfaatkannya untuk mengenalkan produk jualan. Termasuk ajang berpolitik dan aksi sosial.

Ada yang merasa terganggu dengan pemanfaatan media sosial untuk jual beli. Bahkan beranggapan bahwa pengguna media sosial cenderung hanya berpikir untuk berjualan saja. Namun, tanpa kita sadari bahwa yang dilakukan orang yang berjualan memanfaatkan media sosial itu merupakan bentuk upaya bertahan hidup dan mengais rezeki yang halal ketimbang harus meminta-minta kepada teman sejawat.

Hal ini mengingatkan pada sebuah kisah menarik yang dialami seorang ulama besar. Yakni Imam Syafi’i.  Beliau pernah menangis ketika sahabatnya hendak meminjam uang. Sang sahabat menjadi merasa tidak enak.

Lalu, sahabat dimaksud bertanya kenapa Imam Syafi’i menangis. Pria yang bernama Muhammad bin Idris itupun menjawab. “Aku sedih karena engkau sampai harus datang ke sini hendak meminjam uang. Seharusnya aku tahu kesulitanmu, sebelum engkau meminjam uang kepadaku,” tutur dia.

Begitulah ulama besar memaknai sebuah persaudaraan. Seorang saudara itu harusnya sensitif terhadap kesulitan saudaranya, dan bisa membantunya sebelum ia meminta pertolongan.

Maka jika ada saudara anda yang statusnya “Jualan Melulu”, jangan suuzhon dulu dengan mengatakan, “Jualan Melulu”. Bisa jadi itulah caranya berikhtiar keluar dari kesulitan daripada meminta-minta atau meminjam-minjam. Semoga kita semua dilimpahkan rezeki oleh Allah SWT. Aamiin. (*)

LEAVE A REPLY