Tambal ban Tubeless. Foto: Tribunnews.com

IDNews.co.id – Tak cuma keadaan jalanan rusak, benda-benda tajam seperti paku dan besi payung masih jadi ancaman untuk ban mobil. Jika terkena benda tajam, jelas buat ban akan sobek.

Training & Product Evaluation Dept. Manger PT Bridgestone Tire Indonesia, Deni Arief Pribadi mengatakan, solusi untuk ban yang kempes atau sobek yaitu menambalnya, tetapi hal ini tidak bisa sangat banyak.

” Untuk batas tambal ban radial atau tubeless, itu empat kali. Kalau diliat pada ban, itu ada empat kuardan, itu sekiranya di setiap kuardannya tambalan satu lubang, ” kata Deni.

Jika lebih dari batas tambalan yang disarankan itu, kata Deni, di kuatirkan keadaan area dalam ban rusak dan buat perform ban jadi tidak maksimal saat mobil dikemudikan.

” Pada saat ban terkena paku, di dalamnya itu ada chasing atau benang yang ada dapat putus. Kalau ban di tambal berkali-kali takutnya kelak expand dan jadi membesar hingga ban dapat jadi pecah, ” katanya.

Untuk meyakinkan ban memiliki perform baik saat digunakan, kata Deni, tidak hanya membatasi jumlah tambalan. Pemilik atau pengemudi mobil harus juga teratur melakukan pengecekan keadaan ban.

” Pengecekan ban mobil itu biasanya dua minggu sekali atau maximum sebulan sekali. Saksikan keadaan kembangan, termasuk cek tekanan anginnya, ” kata dia. (ndi)

LEAVE A REPLY