Shinkansen Seri E2. Foto: Wikipedia

IDNews.co.id – Japan Bank for International Cooperation atau JBIC mengakui tertarik untuk membiayai proyek kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya. Hal itu tersingkap, usai pertemuan pada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dengan perwakilan Lembaga Pembiayaan Pemerintah Jepang itu.

Executive Managing Director JBIC, Tadashi Maeda mengatakan, proyek kereta Jakarta-Surabaya begitu menantang buat pihaknya. Tetapi, waktu ini ia belum dapat berkomentar banyak.

” Proyek Surabaya-Jakarta begitu menantang proyeknya. Saya tidak dapat mengatakan apa pun pada step ini. Namun, kami begitu tertarik, ” kata Tadashi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta.

Bukan cuma masalah utang, lanjut Tadashi, pihaknya juga menyampaikan lebih dari satu anjuran dan input bagaimana proyek itu dapat jadi lebih menarik buat calon investor.

 

” Bukan sekedar sebatas rel kecepatan tinggi, namun juga itu akan meningkatkan daerahnya. Dan, juga kalau ini merupakan perubahan yang baik buat kawasan di koridor-koridor mendapatkan faedah ekonomi yang semakin besar, ” tutur dia.

Menurutnya, terkecuali memiliki semakin banyak kargo jalan raya dan penumpang, butuh juga diperhatikan mobilitas hijau di daerah itu dan itu sedang dikaji oleh Japan Internasional Cooperation Agency (JICA).

Ia lantas mengatakan, pemerintah Indonesia dipercaya tidak seutuhnya dapat membiayai proyek itu, hingga akan memerlukan andil swasta.

” Anda (Indonesia) membutuhkan bentuk proyeksi arus kas yang baik, hingga semua pemerintah Jepang dan agen pemerintah akan mendukung untuk Anda melakukan semakin banyak, untuk buat proyek lebih layak dilakukan dan lebih cepat, ” tuturnya. (ndi)

LEAVE A REPLY