Ilustrasi pengalihan arus lalu lintas.

IDNEWS.CO.ID – Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Korlantas Polri, Kombes Rudy Antariksawan mengatakan pihaknya sudah membuat rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan saat libur panjang peringatan Hari Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis pekan depan, 29 Oktober 2020.

“Sudah kita persiapkan rekayasa lalu lintas. Beberapa kali kita rapat dengan Jasa Marga, Dinas Perhubungan,” kata Rudy saat dihubungi pada Kamis, 22 Oktober 2020.

Menurut dia, libur panjang dimulai dari hari Rabu, 28 Oktober 2020. Diperkirakan, puncak liburan baik masyarakat yang mudik maupun wisata itu hari Selasa dan Rabu. Sebab, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu jatuh pada hari Kamis.

“Kita sudah siapkan untuk rekayasa lalu lintas, nanti ada penerapan contraflow. Untuk pemudik mayoritas ke arah Jawa Tengah, berarti melalui jalur tol. Ada juga ke Merak, Lampung. Kalau jalur ke sana padat, kita ambil lajur arah Jakarta kita contraflow,” ujarnya.

Kemungkinan, kata dia, pemberlakuan contraflow dimulai dari Kilometer 47. Sebab, ada pertemuan antara tol elevated yang di atas dan bawah sampai Kilometer 61. Untuk arus balik juga diberlakukan dari Kilometer 61 sampai ke Kilometer 47.

Sedangkan, arus balik puncaknya diperkirakan pada Sabtu, 31 Oktober 2020 pukul 24.00 WIB sampai hari Senin, 2 November 2020 pukul 08.00 WIB. “Selain itu, ada pembatasan truk sumbu tiga ke atas untuk tidak melalui jalan tol,” jelas dia.

Namun demikian, Rudy mengingatkan kepada masyarakat yang ingin mudik dan wisata agar tetap memperhatikan serta mematuhi protokol kesehatan COVID-19 secara ketat, mengingat situasinya saat ini masih pandemi corona.

“Kami tetap mengimbau menjaga protokol kesehatan. Nanti di rest area pembatasan kapasitas 50 persen. Ini tergantung masing-masing pemda,” katanya.

Sementara Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, mengatakan, pengamanan libur panjang ini melibatkan personel gabungan antara Polri, TNI dan unsur terkait sebanyak 160.916 personel.

“Rinciannya Polri sebanyak 94.170 personel, TNI sebanyak 24.448 personel dan unsur terkait 42.298 personel. Adapun penggelaran Pos Keamanan dan Pos Terpadu disiapkan sebanyak 645 Pos dengan fokus pengamanan di jalur tol, rest area , jalur arteri, lokasi wisata dan jalur alternatif maupun tempat penyeberangan ASDP,” tandas Kabag Penum. (ndi)

LEAVE A REPLY