Penyemprotan Desinfektan Cegah Penyebaran Corona

IDNEWS.CO.ID – Ibukota Jakarta menjadi wilayah terparah serangan Virus Corona atau COVID-19, dari data terbaru tim penanganan bencana nasional tercatat DKI sebagai provinsi dengan jumlah korban terbanyak di Indonesia.

Menurut data terbaru yang disiarkan secara resmi Minggu 22 Maret 2020, tercatat dari total 514 orang yang positif terinfeksi corona, 307 orang merupakan warga Jakarta.

Tak hanya itu saja, korban meninggal dunia di wilayah yang dipimpin Anies Baswedan ini juga terbanyak se-Indonesia. Dari total 48 penduduk RI yang meninggal akibat corona, 29 jiwa adalah warga Jakarta.

Dan yang mengejutkannya, jumlah pasien meninggal di Jakarta mengalahkan jumlah korban meninggal akibat corona di kota besar dunia sekelas California.

Di kota yang berada di Amerika Serikat itu, berdasarkan data Coronavirus COVID-19 Global Cases by the Center for Systems Science and Engineering (CSSE) at Johns Hopkins University pukul 19:00 WIb jumlah korban meninggal hanya 27 jiwa.

Wilayah kedua terparah ialah Provinsi Jawa Barat, tercatat ada 59 warga provinsi ini yang positif corona lalu diikuti Provinsi Banten dengan total penderita positif corona mencapai 47 orang.

Sejauh ini sudah berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk bisa meredam semakin memburuknya kondisi di Jakarta.

Seperti mengimbau kepada seluruh kantor-kantor untuk memberlakukan sistem kerja di rumah, lalu pembatasan aktivitas di luar rumah serta penyemprotan disinfektan di beberapa titik di Jakarta.

Pemerintah juga terus mengimbau masyarakat untuk berdiam diri di rumah dan menghindari tempat-tempat keramaian yang berpotensi besar menjadi area empuk penularan virus ini. (fat)

LEAVE A REPLY