Ilustrasi garis polisi. Foto: toentas.com

IDNEWS.CO.ID –¬†Seorang pria nekat menembaki kantor polisi di kota New York, tepatnya di Prencinct 41 (atau setara Kantor Polsek di Indonesia), pada Minggu pagi waktu setempat. Seorang petugas luka tembak dan langsung dilarikan ke rumah sakit setempat dan kini dalam kondisi stabil.

Diduga, 12 jam sebelumnya atau Sabtu malam, pelaku yang sama diduga juga menembaki polisi di dalam mobil patroli, yang tak jauh dari kantor polsek. Tak lama kemudian, dia menyerahkan diri.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, merespons insiden itu. Justru Trump malah menyalahkan Gubernur Andrew Cuomo dan Wali Kota New York Bill de Blasio, yang kebetulan keduanya adalah politisi Partai Demokrat, lawan politik presiden saat ini, karena dianggap membuat peraturan yang kurang mewakili kepentingan Kepolisian New York dengan kepemimpinan mereka yang lemah.

“Saya tumbuh di Kota New York dan selama bertahun-tahun menyaksikan betapa luar biasanya andalan Kota New York itu. Kini, gara-gara kepemimpinan yang lemah dari gubernur dan wali kotanya, dengan aturan yang tidak memadai, kurang dukungan, Kepolisian Kota New York kita yang hebat itu malah diserang,” demikian cuitan Trump di Twitter, yang dikutip New York Post.

Mengungkapkan bahwa penembakan pertama terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 20.30. Saat itu seorang pria berjaket gelap mendatangi dua polisi yang sedang di mobil patroli lalu menanyakan jalan. Tak dinyata, dia juga mengeluarkan pistol dan menembaki kedua polisi di dalam mobil. Seorang petugas terluka parah.

Paginya, pelaku yang sama mendatangi Kantor Polsek New York ke-41. Di sana dia langsung mengeluarkan pistol 9 mm Sauer ke arah para polisi yang sedang bekerja. Seorang petugas kena luka tembak di lengan kiri. Kehabisan peluru, tersangka lalu menyerahkan diri dengan tengkurap di lantai. Polisi masih menyelidiki motif penembakan itu. (ach)

LEAVE A REPLY