Pelantikan sejumlah pejabat di Pemprov DKI Jakarta, beberapa waktu silam.

IDNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, proses rotasi jabatan di jajaran Pemprov DKI hanya dipolitisi. Rotasi yang dilakukan oleh Pemprov DKI, menurutnya adalah hal yang wajar. Anies enggan berkomentar jauh terkait pembentukan pansus dugaan jual beli jabatan. “Di DKI itu tidak ada yang rahasia,” katanya.

Sebelumnya, Kasubdit Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Yano mengatakan, pergantian jabatan dilakukan berdasarkan penilaian dari BKD. Penilaian tersebut, tentu sebelumnya dilakukan uji kompetensi dari pusat penilaian kompetensi. “Penilaian kinerja dilakukan oleh atasannya. Salah satunya seperti capaian kerja,” ujarnya.

Sementara untuk menilai capaian kinerja, menurutnya bisa berdasarkan pada penyerapan anggaran. Sepeerti dari realisasi program kerja hingga belanja di tiap SKPD. “Kebijakan untuk menilai ada di tangan gubernur,” katanya.

Ia mengatakan, penilaian oleh BKD dilakukan secara profesional. Dan tidak mungkin ditemukan ganda jabatan di satu wilayah. “Ini dilakukan secara profesional, jadi tidak akan terjadi ganda jabatan di satu wilayah,” ucapnya. (fat)

LEAVE A REPLY