Menteri pemuda dan olahraga (Menpora), Zainudin Amali

IDNEWS.CO.ID – Kementerian Pemuda dan olahraga (Kemenpora) memperoleh predikat WTP (Wajar Tanpa Perkecualian) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk periode 2019. 

Atas raihan itu, Kemenpora mendapatkan penghargaan dari Kemenkeu RI. 

Penghargaan diberikan langsung oleh Menkeu RI Sri Mulyani Indrawati pada puncak acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020, yang dilakukan secara daring, Selasa 22 September 2020.

Penghargaan itu didapat Kemenpora bersama dengan K/L dan Pemdakabkot yang juga meraih predikat WTP dari BPK. 

Menpora, Zainudin Amali mensyukuri atas apa yang diraih oleh kementerian yang dipimpinnya. Apalagi, predikat WTP merupakan yang pertama kalinya sejak 10 tahun silam.

“Ini penantian setelah 10 tahun Kemenpora tidak pernah WTP, bahkan yang paling berat pada tahun 2015 dan 2016, BPK RI tidak memberikan pendapat alias disclaimer,” kata Amali, Kamis 24 September 2020.

Amali juga menyebut, predikat yang didapat berkat kerja keras seluruh pejabat dan karyawan di Kemenpora. Dia berharap stastus ini mampu di pertahankan pada tahun-tahun selanjutnya.

“Prestasi ini adalah hasil kerja keras dan kerja bersama seluruh pejabat serta karyawan Kemenpora. Bukan hanya kerja Menpora sendirian,” ucapnya.

“Hasil memuaskan yang diraih oleh Kemenpora, atas predikat WTP menjadi hal yang harus terus dipertahankan dan menjadi tanggung jawab atas keuangan negara yang masuk dalam anggaran Kemenpora,” sambungnya.

Sementara itu, Menkeu Sri Mulyani berharap kepada Kemenpora dan Pemdakabkot lain untuk dapat mempertahankan status WTP di tahun-tahun berikutnya. 

“Apresiasi dan penghargaan terus kami berikan, bagi yang konsisten 10 kali berturut-turut dapat dijadikan contoh, dan bagi semua yang memperoleh terus pertahankan dan tingkatkan,” kata Sri.

Menpora, Zainudin Amali.

“Bagi yang belum, kami terus berharap dapat melakukan langkah-langkah efektif dan terukur dalam menindaklanjuti temuan-temuan sebagaimana yang direview oleh BPK RI sebagai audit eksternal kita,” tegasnya.
 

LEAVE A REPLY