Ilustrasi

IDNews.co.id – Guna mengembangkan pariwisata di Ibukota DKI Jakarta, perlu dikembangkan kerjasama dengan travel, hotel, dan biro perjalanan. Sebab, wisatawan lokal dan mancanegara banyak yang berkunjung ke Jakarta, namun tidak semuanya memiliki agenda kunjungan ke destinasi wisata yang ada.

Karena itu, kerjasama antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta harus bisa bekerjasama dan sinergi dalam membuat program peningkatan wisatawan. Jika demikian, maka seluruh destinasi wisata yang ada akan semakin dikenal hingga ke luar negeri.

Suwarto ST, S.Sos, M.Si
Mantan Kepala Sudin Pariwisata Jakarta Utara
Mantan Kepala Sudin Pariwisata Kepulauan Seribu

Setiap biro perjalanan dan hotel bisa diajak untuk menentukan paket-paket kunjungan wisatawan ke lokasi wisata pesisir dan kepuluan. Termasuk juga ke lokasi wisata Pusat Kebudayaan Betawi, hingga sejumlah destinasi wisata warisan Kolonial Belanda.

Bahkan, kerjasama antara pemerintah dan swasta akan melahirkan ide-ide baru dalam mengembangkan destinasi wisata di Jakarta. Instansi terkait dengan pengembangan wisata sudah saatnya membuka diri seluas-luasnya untuk keterlibatan masyarakat pada umum. Hal ini untuk menggali setiap potensi yang ada di ibukota.

Berbagai kegiatan-kegiatan terkait dengan kebudayaan pun bisa berjalan dengan maksimal. Tidak ada lagi penyumbatan ide dan kreativitas yang bisa memperkaya khasanah dalam menarik minat wisatawan. (*)

LEAVE A REPLY