Justin Gaethje dapat perawatan saat Khabib Nurmagomedov menangis

IDNEWS.CO.ID – Khabib Nurmagomedov masih menjadi perbincangan hangat di dunia olahraga. Petarung asal Rusia itu baru saja mempertahankan gelar kelas ringan di Ultimate Fighting Championship (UFC) 254. 

Khabib menghancurkan Justin Gaethje di duel utama UFC 254 di Fight Island, Abu Dhabi, Sabtu malam 24 oktober 2020. Namun, duel itu menjadi penutup karier Khabib.

Dia memutuskan untuk pensiun karena karena perintah dari ibunya. Sang ibu tidak mau lagi melihat Khabib bertarung tanpa sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov yang meninggal dunia pada Juli lalu akibat penyakit jantung.

Petarung berusia 32 tahun itu pun pensiun dalam rekor yang tetap sempurna dengan kemenangan 29-0. Khabib hanyalah salah satu atlet muslim yang mampu mengguncang dunia karena prestasinya.

Di berbagai cabang olahraga, para atlet muslim juga pernah mencuat ke puncak popularitas karena prestasi gemilangnya. Lantas siapa saja mereka? Berikut, Khabib dan Atlet Muslim yang Guncang Dunia, Nomor 3 Mengerikan:

1. Muhammad Ali

Cassius Marcellus Clay begitulah nama awalnya. Dia merupakan seorang petinju legendaris yang disegani oleh kawan maupun lawan.

Cassius Marcellus Clay masuk islam pada tahun 1964. Dia mengganti nama menjadi Muhammad Ali saat berada di puncak karier hingga ia meninggal pada 22 Juni 1979.

Photo :

  • https://www.silive.com/

Ali membukukan rekor bertanding 56 kemenangan dengan 37 menang KO dan lima kali kalah. Ia juga menjadi petinju pertama yang memenangkan gelar juara dunia kelas berat sebanyak tiga kali.

2. Zinedine Zidane

Sepakbola sepertinya sudah menjadi jodoh bagi Zinedine Zidane. Dia meraup banyak gelar baik saat masih menjadi pemain sampai saat ini sebagai pelatih.

Photo :

  • twitter.com/realmadriden

Di posisi sebagai pemain, Zidane meraih 26 trofi juara bersama timnya. Jumlah itu baru prestasi bersama tim, dan bukan penghargaaan individu yang diterimanya.

1 trofi untuk Bordeaux, 6 trofi bersama Juventus, dan 6 trofi untuk Real Madrid. Bukan cuma itu, Zidane juga pernah membawa Timnas Prancis 1 kali menjuara Piala Dunia dan Piala Eropa.

Di level pelatih, Zidane sukses mempersembahkan 11 trofi untuk Madrid dengan rincian 3 Piala Eropa, 2 Piala Dunia antar klub, 2 Piala Super Eropa 2 LaLiga, dan 2 Piala Super Spanyol.

3. Mike Tyson

Siapa yang tak kenal dengan Mike Tyson, petinju legendarias asal Amerika Serikat. Mike Tyson barkarier di ring tinju sejak 1985 hingga 2005. Dia mencatatkan 58 pertarungan dengan menang 44 kali dan hanya kalah enam kali.

Photo :

  • Boxing News

Selam kariernya, Tyson mampu mengawinkan gelar Juara dunia kelas berat WBC, WBA, dan IBF termuda sepanjang sejarah. 

Pria kelahiran New York, 30 Juni 1966, itu diakui juga sebagai salah satu petinju paling buas dan punya pukulan terkuat di dunia. Nama Tyson juga masuk dalam Hall of Fame tinju dunia bersama Muhammad Ali, Flyod Patterson, dan George Foreman.

Tyson memiliki nama islam Malik Abdul Aziz. Dia dikabarkan masuk islam saat berada di penjara pada periode1992 hingga 1995. Namun belakangan ia membantah kabar tersebut. Tyson mengatakan dia sudah masuk islam sebelum masuk penjara. 

“Itu cerita yang salah. Saya sudah menjadi muslim sebelum masuk penjara. Sampai saat ini, saya masih seorang Muslim,” kata Tyson dalam acara bertajuk Life Lesson from The Champ, Mola TV.

4. Mohamed Salah

Mohamed Salah, pesepakbola asal Mesir itu kini berada di puncak kejayaanya bersama Liverpool. Salah dikenal sebagai seorang muslim yang taat. 

Photo :

  • Twitter/@LFC

Pemain asal Mesir itu tak ragu menunjukkan jati dirinya sebagai seorang muslim, salah satunya dengan melakukan sujud syukur ketika berhasil mencetak gol.

Salah sudah mencicipi 8 trofi bersama beberapa klub. 4 gelar ia persembahkan untuk Liverpool yaitu 1 Premier League, 1 Liga Champions, 1 Piala Super Eropa dan 1 Piala Dunia Klub. 

2 gelar ia persembahkan untuk Chelsea yakni 1 Premier League dan 1 Piala Liga Inggris. 2 gelar lagi ketika ia masih memperkuat FC Basel.

Salah juga menjadi pemain yang dicintai suporter. Para fans Liverpool bahkan menciptakan chant khusus untuk pemain 28 tahun tersebut. 

“Jika dia cukup baik untukmu, dia cukup baik untukku. Jika dia menciptakan gol-gol baru, aku pun akan menjadi Muslim. Duduk di mesjid, di situlah kuingin berada,” begitulah bunyi chant untuk Salah.

5. Taufik Hidayat

Tak adil rasanya jika tidak memasukkan nama atlet Indonesia yang satu ini. Ya, dia adalah legenda bulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat. 

Photo :

  • vstory

Taufik hampir mencicipi semua gelar turnamen bulutangkis bergengsi. Taufik pun pernah menjadi raja di Asian Games (1998, 2002, dan 2006), Olimpiade (2004), dan Kejuaraan Dunia (2005).

Taufik juga masuk dalam jajaran tunggal putra elite dunia, bersama Lin Dan (China), Lee Chong Wei (Malaysia), dan Peter Gade (Denmark) pada masanya. Hingga saat ini, belum ada tunggal Putra Indonesia yang menyamai prestasi Taufik.

 

LEAVE A REPLY