Kimchi

IDNEWS.CO.ID – Makanan khas Korea Selatan kimchi disebut mampu melawan tipe tertentu virus corona, tapi bukan sindrom pernapasan akut virus corona 2 (SARS-CoV-2), patogen yang menyebabkan penyakit virus corona 2019 atau COVID-19.

Dilansir dari laman NextShark, beberapa minggu lalu, sejumlah laporan mengenai kemampuan makanan tradisional Korea, kubis yang difermentasi dengan bumbu-bumbu, dapat mencegah infeksi virus corona beredar luas di dunia maya. Tapi, pejabat kesehatan dengan cepat menyanggah klaim tersebut.

“Makan kimchi tidak mencegah infeksi virus corona. Cara terbaik untuk mencegah virus corona novel adalah dengan mencuci tangan yang sering,” ujar Menteri Kesehatan Korea Selatan dalam sebuah rilis berita yang dikutip Washington Post.

Menteri Kesehatan juga menolak klaim bahwa kimchi bisa menyebar virus tersebut. Penyakit ini tidak bisa menyebar meskipun makanan atau paket lainnya datang dari China.

Di samping kimchi banyak diyakini memiliki kemampuan melawan berbagai jenis penyakit, asumsi bahwa makanan ini bisa melawan COVID-19 sepertinya muncul dari fakta bahwa kandungan probitoik kimchi dapat menyerang tipe tertentu virus corona.

Selama penyebaran sindrom pernapasan virus corona Timur Tengah (MERS-CoV) di Korea Selatan tahun 2015, tim peneliti menemukan bahwa bakteri asam laktik dalam kimchi efektif baik dalam pencegahan dan perawatan MERS.

“Bakteri asam laktik dari kimchi melindungi kit adari virus-virus dengan meningkatkan Immunoglobulin A (IgA) di dalam usus. Tubuh kemudian memproduksi Immunoglobulin G (igG) atau interferon gamma untuk mencegah infeksi virus,” ujar Park Yong Ja, profesor dari Departemen Mikrobiologi Yeungnam University, dikutip Arirang News.

Karena itu, para peneliti yakin bahwa probiotik kimchi juga bisa mencegah influensi dan gangguan sistem imun. Menariknya, mereka menemukan bahwa menggunakan probiotik itu sebagai alternatif antibiotik juga memproduksi ayam yang lebih sehat.

LEAVE A REPLY