Bertahan hidup di laut.

IDNews.co.id – Dilihat dari letak geografis bumi, laut jelas tambah lebih luas dari daratan. Jadi lumrah saja bila ada orang yang terdampar di lautan selama berhari-hari atau bahkan sampai bulanan karena lautan sangat luas. Berlainan dengan di darat, kala ada di dalam laut, kita akan kesusahan memastikan mana arah yang benar, pasalnya melihat ke kiri atau ke kanan bakal terlihat sama juga.

Banyak orang yang sempat terdampar di dalam lautan, tak tahu itu selama beberpa hari, minggu, atau bahkan hingga bulanan sampai tahunan. Seperti sebagian kisah orang ini yang terdampar di lautan selama berbulan-bulan lamanya. Selama itu juga, mereka mesti berjuang bertahan hidup dengan memakai makanan yang ada dan mesti minum air hujan atau bahkan darah ikan jika terpaksa.

Tak cuma itu, mereka harus berurusan dengan teriknya panas matahari di siang hari dan udara dingin pada malam hari. Badan mereka bahkan jadi kurus seperti orang kurang gizi. Tetapi untung mereka masih dapat selamat setelah bertahan hidup di laut selama berbulan-bulan. Simak kisahnya tersebut ini.

Jose Salvador Alvarenga – bertahan hidup selama 438 hari

Pada tanggal 17 November 2012, dua orang nelayan bernama Jose Salvador Alvarenga dan Ezequiel Cordoba meninggalkan pelabuhan Costa Azul, di Meksiko, dengan menggunakan kapal berukuran 7 meter untuk pergi mencari ikan. Tetapi di dalam laut mereka diterjang badai dengan kemampuan angin mencapai 100 km /jam yang berjalan selama lima hari lamanya. Ketika badai usai, mereka sudah ada di lautan luas yang tidak diketahui tempatnya.

Makanan sudah tidak tersisa kembali, radio juga rusak yang buat mereka tidak dapat mencari pertolongan. Pencarianpun dilakukan untuk menemukan Jose dan Cordoba. Setelah dua minggu lalu, mereka tak kunjung ditemukan dan mereka berdua dianggap sudah meninggal. Disamping itu, Jose dan Cordoba hidup menderita di laut terlepas tanpa adanya makanan, belum juga mereka mesti kepanasan di siang hari dan kedinginan pada malam hari.

Mereka berdua bertahan hidup dengan menelan ikan dan burung laut. Pada hari ke-23, Cordoba mulai berhalusinasi dan meminta sebuah jeruk. Badannya sangat kurus dan ia mulai sakit-sakitan. Cordoba meminta pada Jose biar tidak menelan badannya jika ia meninggal kelak. Pada hari ke-118, Cordoba meninggal dan badannya dikuburkan didalam laut, menurut narasi Jose.

Pada tanggal 30 Januari 2014, setelah 14 bulan terapung-apung di lautan terlepas, akhirnya Jose berhasil selamat dengan berlabuh di Kepulauan Marshall. Banyak orang yang menyangsikan ceritanya, tapi menurut dokter yang mengecek keadaannya, narasi Jose memang benar apa yang ada.(ndi)

LEAVE A REPLY