Tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen.

IDNEWS.CO.ID – Pandemi Virus Corona atau COVID-19 juga berdampak pada bulutangkis dunia. Sederet turnamen dibatalkan mengingat virus ini menyebar ke berbagai negara.

Selama masa pandemi, para pebulutangkis harus menjalani isolasi mandiri. Ada juga dari mereka yang menggelar latihan sendiri.

Terakhir digelar adalah BWF World Tour Super 1000 All England Open 2020 pada Maret lalu. Sederet pebulutangkis top dunia menunjukkan performa mereka di sana.

Baca juga: Ngeri, Bentuk Otot Bidadari Bulutangkis Usai Pamer Pose Menantang

Meski demikian, prestasi ditorehkan raja superseries, Viktor Axelsen sebelum COVID-19 menggila. Ia sukses menyabet dua gelar yaitu All England dan Spain Masters 2020.

VIVA Bulutangkis merangkum, babak pertama All England, Axelsen sukses menghabisi wakil Thailand, Sittikom Thammasin. Kala itu ia menang dua game langsung.

Babak 16 besar, wakil India Lakshya Sen turut dihabisi Axelsen. Ia kembali menang dua game langsung di Birmingham Arena.

Selanjutnya, di perempatfinal giliran tunggal putra China, Shi Yuqi jadi korban. Axelsen melumat Shi Yuqi dua game kala itu.

Semifinal membara, giliran wakil Malaysia Lee Zii Jia yang dihabisi. Kali ini Axelsen menang lewat drama rubbergame.

Final membara, Axelsen mempecundangi wakil Taiwan Chou Tien Chen. Ia memastikan gelar juara setelah menang dua game langsung.

Sementara itu, di Spain Masters, babak pertama Axelsen melumat wakil Singapura Loh Kean Yew. Ia menang lewat drama rubbergame.

Babak 16 besar, wakil Prancis Brice Leverdez turut jadi korban. Axelsen membantai lawannya dua game langsung.

Perempatfinal, terjadi perang saudara. Ia berjumpa rekan senegara, Jan O Jorgensen. Axelsen mampu memenangkan duel dua game.

Semifinal, Axelsen menghabisi wakil Malaysia Liew Daren. Kala itu, Axelsen menang dua game langsung.

Final, Axelsen dengan mudah memenangkan duel kontra Kunlavut Vitidsarn. Ia menang juga dua game kala itu.

Baca juga: Horor, Greysia Polii Terkapar di Senayan

LEAVE A REPLY