Ilustrasi bayi

IDNEWS.CO.ID – Bethany McMillin menceritakan pilunya saat memiliki dua vagina yang membuatnya harus kehilangan janin di kandungan. Namun, di tengah deritanya itu, perempuan 27 tahun tersebut akhirnya berhasil hamil dan melahirkan anak perempuan yang sehat.

Dikutip dari laman Daily Star, Bethany sempat hamil pada Oktober 2017 silam dan saat di-scan di usia 10 minggu kehamilan, dokter menemukan sesuatu yang berbeda. Ia didiagnosa dengan sebutan medis uterus didelphys, kondisi di mana terjadi malformasi dengan dua uterus, dua serviks, dan dua vagina.

“Saat itu saya mulai perdarahan dan harus keguguran, di mana dokter melihat di USG ada dua uterus dan dua serviks. Lalu selang beberapa bulan, dokter menemukan dua vagina,” katanya. 

Janin di kandungannya pun tak lagi berkembang setelah melewati 6 minggu dan Bethany keguguran selang 3 bulan usai didiagnosa. Sejak itu, ia pun diwanti-wanti akan risiko keguguran lagi atau kelahiran prematur.

Selama masa itu, Bethany harus merasakan darah menstruasinya yang begitu banyak keluar dari dua kelaminnya itu. Meski begitu, ia tetap gigih untuk bisa hamil dam melahirkan anak yang sehat.

“Saya san?at bingung. Saya tidak pernah dengar kondisi seperti ini sebelumnya dan tidak paham bagaimana cara untuk bisa melahirkan,” paparnya.

Hingga pada Desember 2018, ia berhasil hamil kembali. Dan pada September 2019, guru sekolah dasar itu berhasil melahirkan bayi perempuan mungil yang sehat. 

“Tuhan lebih kuat dan segalanya yang dilakukan untuk kebaikan kita dan berkatnya. Jadi, selalu ada harapan. Meski kondisi sangat jarang, tapi melahir?an bayi sehat bisa dilakukan dengan deteksi dini dan penanganan tepat,” kata dia.

LEAVE A REPLY