Ilustrasi Pesawat Jatuh. Foto: bbc

IDNEWS.CO.ID – Walau terbang dalam pesawat merupakan salah di antara satu dari sedikit cara melancong paling aman di sejumlah negara yang memiliki medan susah dan kebijakan tak layak, penerbangan dapat mematikan.

Dua kecelakaan pesawat terakhir di Republik Demokratik Kongo menimbulkan prihatin atas keselamatan penerbangan di negara itu.

Mulai sejak tahun 2010, Kongo masuk daftar 10 besar negara dengan angka kecelakaan pesawat paling tinggi. Kongo ada pada bawah Indonesia, termasuk dari banyaknya kematian penumpang pesawat.

Kecelakaan pesawat teranyar di Kongo terjadi awal November lalu, saat sebuah pesawat menabrak rumah-rumah di Kota Goma.

Tetapi sebagaimana tidak amannya terbang di Kongo? Serta bagaimana perbandingan mereka ini dengan negara yang lain?

Bagaimana jejak keselamatan penerbangan Kongo?

Data lembaga pemantau dan pengumpul informasi tentang keselamatan penerbangan, memperlihatkan banyaknya kecelakaan pesawat penumpang di Kongo merupakan yang paling banyak di Afrika sejak 1945.

Tim penyelamat coba mengevakuasi korban kecelakaan pesawat di Kongo, awal November lalu. – Reuters

Daniel Kwasi Adjekum, akademisi di University of North Dakota menyebutkan, tingginya tingkat kecelakaan di Kongo bisa disangkutkan dengan berbagai faktor, dari wilayah negara yang sangatlah luas, medan yang susah sampai kebijakan yang lemah.

Perjalanan udara di Kongo penting karena cuma empat dari 25 ibu kota provinsi di negara ini yang bisa dibuka melalui jalan dari Ibu Kota Kinshasa.

Tetapi pemerintah Kongo meniadakan infrastruktur lapangan terbang, navigasi lalu lintas, dan perlengkapan pengawasan. Undang-undang yang mengendalikan tekhnis dan keselamatan penerbangan Kongo juga lemah.

Rintangan lain yang dijumpai negara di Afrika sisi tengah itu termasuk jejeran pesawat yang telah lawas.

Ada pula masalah awak pesawat dan staf perawatan, yang kerapkali tidak diawasi pengawas dan tak memiliki standar peraturan yang ketat untuk dipatuhi.

Berdasar pada pengumpulan bukti-bukti, beberapa kecelakaan di Kongo dikarenakan cuaca tidak baik, termasuk hujan deras dan badai selama musim hujan. Kongo ada di sabuk tropis.

Negara apa yang terbanyak mengalami kecelakaan pesawat?

Kecelakaan udara paling banyak sejak 2010 terjadi di Amerika Serikat. Di posisi selanjutnya merupakan Rusia, Kanada, Meksiko dan Indonesia.

Tetapi AS memiliki beberapa rute penerbangan komersial tersibuk di dunia dan volume lalu lintas udara yang tinggi. Dua faktor itu membuat AS lebih rawan pada dampak dan kapasitas penyelewengan keselamatan terbang.

Banyaknya korban wafat paling banyak karena kecelakaan pesawat ada di Rusia yakni 532 jiwa. Indonesia ada pada posisi kedua dengan 520 kematian.

Rusia dan Indonesia memiliki banyaknya maskapai komersial besar. Banyaknya penumpang di dua negara itu pun bertambah tajam pada sebuah dekade terakhir.

Di Rusia, banyaknya orang yang terbang hampir tiga kali lipat sejak 2009. Selain itu penumpang pesawat komersial di Indonesia sudah tumbuh lebih dari empat kali lipat.

Nepal memiliki banyaknya kematian penumpang pesawat yang sama dengan Kongo selama periode itu, sekitar 180 orang.

Sama seperti dengan Kongo, Nepal pun memiliki medan yang susah, masalah peraturan, keamanan udara dan banyaknya penumpang yang makin banyak.

Tetapi Nepal memiliki lalu lintas penumpang tiga kali semakin banyak daripada Kongo dengan kenaikan tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Rasio lalu lintas udara Kongo sangatlah kecil jika dibandingkan dengan angka secara global, kurang dari 0,1%. Dapat tetapi, hampir 4?ri keseluruhan kecelakaan udara sejak 2010 terjadi di Kongo.

Efek dari seluruhnya realitas itu, berbagai maskapai penerbangan Kongo dilarang atau dibatasi Uni Eropa. Tetapi, .

Pesawat ini melebihi landasan picu di sebuah lapangan terbang Kongo, tahun 2015. Kejadian ini tewaskan sebagian orang. – Getty Images

Daftar yang diatur Uni Eropa itu termasuk 13 negara Afrika lain. Beberapa maskapai Asia dan Amerika Latin masuk juga daftar itu.

Di Kongo, tahun paling buruk industri penerbangan komersial mereka terjadi tahun 2007, sewaktu ada delapan kecelakaan dalam satu tahun.

Kecelakaan paling mematikan di negara itu terjadi tahun 1996 saat sebuah pesawat angkut Antonov melalui landasan picu di Kinshasa dan menabrak pasar, tewaskan 237 orang.(ndi)

LEAVE A REPLY