Ilustrasi Nasi Putih

IDNews.co.id – Wacana masalah beras merah dan beras putih senantiasa jadi perbincangan. Banyak warga yang yakin kalau dengan ganti mengkonsumsi beras putih dengan beras merah baik untuk kesehatan. Dan demikian sebaliknya, mengkonsumsi beras putih akan beresiko jelek untuk kesehatan sekalian tingkatkan resiko diabetes tipe II.

Namun kenyataannya ternyata tidak demikian. Spesialis penyakit dalam dr Wismandari Wisnu, SpPD-KEMD mengungkap kalau, kedua jenis beras itu ternyata memiliki kelebihan masing-masing.

” Beras merah dan beras putih memiliki keunggulannya masing-masing. Beras putih memang memiliki kadar indeks glikemik yang lebih tinggi dibanding beras merah, tapi bukanlah bermakna jelek, ” tutur Wisma.

Lebih lanjut ia mengungkap kalau yang mencemaskan merupakan jika mengkonsumsi beras putih dengan jumlah yang berlebihan.

” Kadar indeks glikemik beras putih yang lebih tinggi, buat beras putih tidak aman dikonsumsi berlebihan untuk pasien diabetes tipe II. Karena itu pasien disarankan mengonsumsi beras merah, ” katanya.

Wisma juga menyangkal mitos sekitar nasi putih.

” Ada yang mengatakan, nasi putih tinggi karbo jadi buat gemuk. Padahal seluruhnya jenis beras tentu mengandung karbohidrat tinggi. Buat gemuk? Tidak juga, bila kita makan yang indeks glikemiknya tinggi, kita mesti mencari dengan pasangannya (lauk) dengan indeks glikemik rendah, ” katanya.(ndi)

LEAVE A REPLY