Kunyit

IDNEWS.CO.ID – Jamu menjadi minuman yang semakin dicari keberadaannya di saat semakin meluasnya penyebaran virus corona COVID-19. Bahan mentah jamu tradisional di pasar seperti temulawak, kunyit dan jahe, tersebut mengandung curcumin, yakni bahan aktif yang dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh (immune booster).

“Dunia kesehatan mengakui hal ini. Seperti di dalam jurnal Curcumin: A Review of Its’ Effects on Human Health, dituliskan konsumsi 500mg curcumin setiap hari dapat meningkatkan daya tahan tubuh,” ungkap General Manager Manufacturing PT Air Mancur Group sekaligus praktisi industri herbal, Drs. Bambang Priyambodo, Apt., dikutip dari siaran pers, Kamis 9 April 2020.

Melihat situasi yang semakin mengkhawatirkan saat ini, sejalan dengan anjuran Presiden Jokowi, pemerintah dan pihak swasta semakin gencar untuk mengkampanyekan kepada masyarakat untuk mengkonsumsi jamu guna meningkatkan daya tahan tubuh dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini. Di dalam lingkungan internal perusahaan, juga disarankan agar perusahaan menyediakan produk-produk jamu dan madu untuk dikonsumsi setiap hari oleh seluruh karyawan dan keluarganya.

“Kami harapkan seluruh karyawan PT. Air Mancur dapat selalu sehat, karena mereka memiliki peranan besar dalam meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat Indonesia,” jelas Bambang.

Bagi sebagian masyarakat yang kini harus beradaptasi dengan rutinitas baru; belajar dan bekerja dari rumah, produk jamu kemasan siap saji bisa menjadi pilihan yang tepat dan aman untuk mendukung langkah proteksi diri. Mengandung lebih dari 350mg curcumin dalam setiap sachetnya, cukup konsumsi 2 sachet setiap hari, ditambah dengan madu murni sudah dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. 

Selain itu, Perusahaan yang berdiri sejak 1963 ini juga menerapkan physical distancing, penyediaan hand sanitizer dan pembersihan lingkungan kerja sesuai standar badan kesehatan dunia WHO. Turut prihatin atas situasi yang dialami masyarakat Indonesia saat ini, PT Air Mancur juga ikut serta dalam mendukung Badan POM menggalang bantuan untuk masyarakat berupa jamu dan madu.

“Penyalurannya kami dibantu oleh Badan POM untuk menyalurkan kepada masyarakat dan tenaga medis yang sangat membutuhkan saat ini,” ujar Bambang.

LEAVE A REPLY