Ilustrasi kebakaran. Foto: InfoBandung

IDNEWS.CO.ID – Banyak korban kebakaran di Kampung Bali Matraman, Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, mendapatkan pertolongan yang terus banyak yang datang ke posko peka krisis. “Sebetulnya pertolongan yang ada untuk saat ini sudah cukup. Ada dari berbagai faksi mulai dari pemerintahan sampai penduduk sekitar,” kata Sekretaris Kelurahan Manggarai Satia di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Korban kebakaran itu mendapatkan pertolongan berbentuk uang, makanan, minuman, pakaian bekas wajar gunakan, seragam dan perabotan sekolah, mukenah, selimut, karpet, susu, pampers, perabotan kebersihan, dan sebagainya. Pertolongan itu ada dari berbagai faksi mulai dari BNPB, Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial DKI Jakarta, Suku Dinsos Jakarta Selatan, Kecamatan Tebet, Kelurahan Manggarai, partai, yayasan, sampai orang sekitar.

Satia mengatakan, ada 778 orang yang punya hak mendapatkan pertolongan itu. Hal semacam itu berdasarkan rapat yang diadakan pada Kamis pagi (11/7/2019) yang mengupas tentang penghimpunan data penduduk yang jadi korban kebakaran. Banyak penduduk yang berasal dari 6 RT terdampak kebakaran itu sekarang ada di SDN 05 Manggarai.

Area penampungan itu, papar Satia, di pilih karena dekat sama posko peka krisis supaya pengalokasian pertolongan lebih mudah. “Tadinya kan mereka di banyak area, saat ini sebagian besar di SD itu karena supaya enteng untuk kirim bantuannya,” ujarnya.

Untuk posko kesehatan, smabung ia, sudah disediakan di Puskesmas Manggarai yang terletak tepat di muka SDN 05 Manggarai. Meskipun sampai sekarang belum ada korban yang menderita sakit parah. Tetapi ambulans selalu siap waspada mengantarkan jika ada yang krisis. “Pengungsi mengenai paku dan cedera enteng yang lain. Pertolongan secara keseluruhnya seperti kontrol, perawatan, dan obat sudah disediakan oleh Kecamatan Tebet,” kata Satia.

Meskipun pertolongan terus mengalir sejak Rabu (10/7/2019) sore sampai Kamis siang, tetapi pertolongan berbentuk air bersih, seragam sekolah, pampers, obat-obatan masih kurang. “Iya masih kurang kelihatannya karena kebanyakan makanan dan minuman yang ada. Kan Senin depan sudah mulai sekolah ,” tukas Satia. (fat)

LEAVE A REPLY