Bangunan apartemen yang hancur akibat gempa di perbatasan Iran-Irak.

IDNews.co.id – Gempa besar berkekuatan 7, 3 skala richter yang mengguncang wilayah perbatasan Irak dan Iran diprediksikan menewaskan lebih dari 400 orang. Ribuan orang yang lain dikhawatirkan mengalami luka-luka.

Menurut The Guardian, yang mengutip kantor berita Iran Irna, sampai 13 November 2017, jumlah korban telah mencapai 407 orang dan lebih dari 6. 700 orang mengalami luka-luka setelah gempa mengguncang wilayah barat negara itu pada Minggu malam, 12 November 2017. Getaran gempa itu dikabarkan merasa sampai bermil-mil jauhnya baik dari Teheran ataupun Baghdad.

Pihak berwenang setempat mengatakan, angka korban masih dapat makin tambah karena petugas SAR masih belum menyentuh area-area terpencil. Lembaga Bulan Sabit Merah mengatakan, sekarang ini lebih dari 70. 000 orang memerlukan rumah sementara karena bangunan rumah mereka hancur.

Guncangan terkuat merasa di provinsi Kermanshah. Wilayah ini telah menginformasikan masa berkabung selama tiga hari. Lebih dari 230 orang tewas di kota Sarpol-e-Zahab, sekitar 19 kilometer dari perbatasan Irak. Salah seorang gubernur di Kermanshah Dalahu mengatakan, ada satu desa di wilayahnya yang hancur keseluruhan.

Farjad Tajari, salah seorang pemimpin lokal mengatakan, ada satu keluarga dengan 15 orang anggota keluarga yang tewas saat itu juga. ” Rumah sakit utama di kota itu juga rusak parah, dan masih berupaya menjaga beberapa ratus orang yang terluka, ” tutur Tajari seperti dilansir dari The Guardian.

Mehdi Zare peneliti dari Iranian Seismological Centre mengaku guncangan gempa begitu kuat dan merasa sampai wilayah yang jauh. ” Lebih dari 150 juta warga Iran dan Irak, termasuk di kedua ibukota, merasakan gempa ini, ” pungkasnya pada media setempat.

Jumlah korban paling banyak berada di wilayah Iran. Sementara di Irak, gempa itu cuma menewaskan tujuh orang dan melukai sekitar 535 yang lain.

Menurut laporan US Geological Survey (USGS) gempa itu berkekuatan 7, 3 skala richter dan berpusat 19 mil (30. 6km) diluar kota Halabja, Irak timur. Pusat gempa ada pada kedalaman 14, 4 mil atau sekitar 23, 2 km, kedalaman dangkal yang dapat memiliki kerusakan lebih luas. Dengan kebolehan gempa bumi yang mencapai 7 SR, jadi gempa itu dapat meluas dan menyebabkan kerusakan berat. (ndi)

LEAVE A REPLY