IDNews.co.id – Dua pria pengganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yakni Erwin, 28, dan Agung, 37, dibekuk saat melancarkan aksinya di sebuah SPBU di Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (12/01).

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Mardiaz Kusin menegaskan, penangkapan berawal pada saat korban Herlina hendak mengambil uang di ATM. Namun korban tak kunjung keluar dari ruangan ATM di areal SPBU.

Saat itu, dia tambahkan, sebelumnya pelaku telah mengganjal mesin ATM dengan menggunakan tusuk gigi, menghampiri korban yang sedang cemas ATM-nya tertelan. Pelaku berpura-pura untuk membantu korbannya. Kepada korban, pelaku Erwin yang menjadi eksekutor menyarankan untuk melakukan transaksi.

“Pelaku Agung nunggu dimobil, untuk pelaku Erwin berpura-pura membantu memasukan kartu. Ternyata tanpa sepengetahuan korban, kartu tersebut telah di tukar dengan kartu lainnya. Setelah ditukar, korban kembali diminta memasukan pin lagi, tapi sambil diperhatikan pinnya,” tegas dia di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (12/1).

Karena tak kunjung berhasil, korban pun akhirnya keluar dari ruangan ATM untuk menghubungi pihak Bank. Namun tak beberapa lama korban menyadari kartu ATM yang dipegang bukanlah miliknya.

Saat itu, korban datang kembali ke ATM dan ditemukan pelaku sedang bertransaksi mengambil uang yang ada disampingnya. Melihat kartu ATM miliknya dikuras pelaku, sontak korban berteriak meminta tolong.

“Sebelumnya korban nanyain kartu ATM, ternyata saat itu pelaku lagi asik ngambil uang korban. Korban berteriak minta bantuan dan diamankan oleh anggota Lantas yang ada di Pos,” tukas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bismo Teguh.

Dalam pengakuannya, pelaku saat menjalani aksinya sudah menyediakan beragam jenis kartu ATM. Hal ini dilakukan untuk menukarkan yang sesuai dengan jenis kartu milik korban.

Dalam menjalankan aksi, dilakukan secara acak. Dilakukan di lokasi ATM yang sepi dan jauh dari pantauan pengamanan.

“Dari barang bukti disita ada 15 kartu ATM dan 26 tusuk gigi. Untuk uang (korban) belum sempat diambil dia baru mencoba mengambil,” akunya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara. (fat)

LEAVE A REPLY