Aplikasi Tik Tok, salah satu anak usaha Bytedance Technology.

IDNEWS.CO.ID – Aplikasi video pendek Tik Tok berpotensi kembali mengalami penutupan di India. Kementerian Elektronika dan Tehnologi Kabar telah keluarkan pemberitahuan yang ikuti dengan 24 pertanyaan terkait dugaan penyimpangan basis untuk kegiatan antinasional. Tidak cuma Tik Tok, juga ada penerapan Helo.

Dikutip dari situs Economic Times, Jumat (19/7/2019), keduanya akan dilarang beredar jika jawaban yang mereka kirimkan tidak sesuai pada 22 Juli mendatang.

Aduan ini ada dari Swadeshi Jagran Manch yang berafiliasi dengan RSS yang selanjutnya diolah oleh Kementerian Elektronika dan Tehnologi Kabar. Laporan menyebutkan jika Tik Tok dan Helo digunakan untuk kegiatan antinasional dan ilegal.

Dalam pengakuannya, kedua penerapan mengaku jika India berubah menjadi satu diantara pasar terkuat. Tik Tok langsung memberikan respon dan mengatakan akan seutuhnya bekerjasama dengan pemerintah untuk penuhi keharusan.

Perdana Menteri India Narendra Modi pula telah menyudutkan perusahaan untuk kirim jawaban atas dakwaan ini. Bahkan juga meminta keputusan jika data pribadi pengguna tidak ditransfer dan tidak akan dipindahkan, baik ke pemerintah asing ataupun faksi ketiga seperti perusahaan swasta.

Dalam interogasinya, Kementerian Elektronika dan Tehnologi Kabar pula meminta respon kedua perusahaan terkait berita palsu (hoaks) dan beberapa langkah yang diambil untuk patuhi hukum di negeri Bollywood itu.

Tidak itu saja, pemerintah tuntut Tik Tok dan Helo untuk mengawasi etika pribadi anak, terutama berhubungan dengan syarat minimal penggunaan kedua penerapan umur 13 tahun, karena umur dibawah 18 tahun di India dianggap masih beberapa anak.

“Kami pula mempertanyakan alamat kantor dan jumlahnya karyawan yang mereka mempunyai di sini. Lalu, rincian biaya dan hasil penyelidikan di Inggris dan permohonan pencegahan anak dibawah usia untuk melihat konten dengan menambahkan tag peringatan,” demikian keterangan sah Kementerian Elektronika dan Tehnologi Kabar.

Jadi informasi, Tik Tok dan Helo merupakan anak perusahaan dari ByteDance Technology. Dalam pengakuannya mereka mengucap terima kasih atas suport yang diberi komunitas digital di India. Atas basic itu perusahaan ingin bekerjasama dengan pemerintah untuk penuhi keharusan. (ach)

LEAVE A REPLY