Ilustrasi garis polisi
Ilustrasi garis polisi

IDNEWS.CO.ID – Sebanyak 200 pengelola warung kopi ditindak akibat melanggar protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 di Pontianak, Kalimantan Barat.

“Kalau untuk jumlah pelanggaran, baik perorangan maupun tempat usaha warung kopi, tercatat sebanyak 580 kasus yang ditindak, sebanyak 200 di antaranya pelaku usaha warung kopi,” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak Syarifah Adriana, Minggu (22/11/2020).

Perorangan yang melanggar protokol kesehatan dikenai sanksi sosial atau denda Rp200 ribu dan pelaku usaha yang melakukan pelanggaran didenda sampai Rp1 juta. Dana yang terkumpul dari denda para pelanggar protokol kesehatan di Kota Pontianak mencapai total Rp146 juta.

“Kami berharap masyarakat dan pelaku usaha tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, jaga jarak, dan selalu mencuci tangan menggunakan sabun,” kata Syarifah. (ndi)

LEAVE A REPLY