Ilustrasi gempa bumi
Ilustrasi gempa bumi

IDNEWS.CO.ID – Gempa dengan kekuatan 7,1 SR mengguncang Maluku Utara pada Kamis malam, 14 November 2019, sekitar pukul 23.17. Lokasi gempa tepatnya terjadi di barat laut Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara (Malut).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga sempat memberikan peringatan dini tsunami, tapi sudah dicabut dini hari tadi. Setelah gempa tersebut, terjadi beberapa gempa susulan hingga pagi ini.

Lalu, apa yang perlu dilakukan masyarakat saat atau sebelum gempa terjadi. VIVA telah merangkum beberapa tips dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB):

Rencana Kesiapsiagaan

Pertama, analisis ancaman di sekitar. Kedua, identifikasi titik kumpul, ketiga, nomor kontak penting. Keempat, ketahui rute evakuasi, kelima identifikasi lokasi untuk mematikan air, gas dan listrik.

Langkah keenam, identifikasi titik aman di dalam bangunan atau rumah dan ketujuh, identifikasi anggota keluarga yang rentan (anak-anak, lanjut usia, ibu hamil dan penyandang disabilitas).

Menyimpan 10 benda ini saat bencana:

Air minum untuk 3 – 10 hari, makanan untuk 3 – 10 hari. Obat P3K, obat – obatan pribadi. Lampu senter (dan ekstra baterai). Radio (dan ekstra baterai), sejumlah uang dan dokumen penting (sertifikat kelahiran, sertifikat tanah/rumah, ijazah, dokumen asuransi, surat kepemilikan asset). Pakaian, jaket dan sepatu, peralatan (peluit, sarung tangan, selotip, pisau serbaguna, masker, pelindung kepala) dan Pembersih higienis (tisu basah, hand sanitizer, perlengkapan mandi).

Menyimak informasi dari berbagai media, seperti radio, televisi, media online, maupun sumber lain yang resmi.

Kamu bisa dapat memperoleh informasi resmi terhadap penanganan darurat dari BPBD, BNPB, dan kementerian/lembaga terkait. Apabila sudah terbentuk posko, informasi lanjutan akan diberikan oleh posko setempat.

Saat Bencana

Di dalam bangunan, seperti rumah, sekolah ataupun bangunan bertingkat: Guncangan akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, upayakan keselamatan diri kamu dengan cara berlindung di bawah meja untuk menghindari dari benda-benda yang mungkin jatuh dan jendela kaca. Lindungi kepala dengan bantal atau helm, atau berdirilah di bawah pintu. Bila sudah terasa aman, segera lari keluar rumah.

Jika sedang memasak, segera matikan kompor serta mencabut dan mematikan semua peralatan yang menggunakan listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Bila keluar rumah, perhatikan kemungkinan pecahan kaca, genteng, atau material lain. Tetap lindungi kepala dan segera menuju ke lapangan terbuka, jangan berdiri dekat tiang, pohon, atau sumber listrik atau gedung yang mungkin roboh.

Jangan gunakan lift apabila sudah terasa guncangan. Gunakan tangga darurat untuk evakuasi keluar bangunan. Apabila sudah di dalam elevator, tekan semua tombol atau gunakan interphone untuk panggilan kepada pengelola bangunan.

Kenali bagian bangunan yang memiliki struktur kuat, seperti pada sudut bangunan. Apabila Anda berada di dalam bangunan yang memiliki petugas keamanan, ikuti instruksi evakuasi.

Apabila kamu berada di dalam bangunan yang memiliki petugas keamanan, ikuti instruksi evakuasi.

Di dalam mobil:

Saat terjadi gempa bumi besar, kamu akan kehilangan kontrol terhadap mobil. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil Anda di kiri bahu jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi dari petugas berwenang dengan memerhatikan lingkungan sekitar atau melalui alat komunikasi lainnya seperti radio atau gawai.

.Peringatan Tsunami Pasca Gempa Bumi:

Apabila mendengar peringatan dini tsunami, segera lakukan evakuasi menuju ke tempat tinggi, seperti bukit dan bangunan tinggi.

Pascabencana

Tetap waspada terhadap gempa bumi susulan. Ketika berada di dalam bangunan, evakuasi diri Anda setelah gempa bumi berhenti. Perhatikan reruntuhan maupun benda-benda yang membahayakan pada saat evakuasi.

Jika berada di dalam rumah, tetap berada di bawah meja yang kuat. Periksa keberadaan api dan potensi terjadinya bencana kebakaran. Berdirilah di tempat terbuka jauh dari gedung dan instalasi listrik dan air. Apabila di luar bangunan dengan tebing di sekeliling, hindari daerah yang rawan longsor.

Jika di dalam mobil, berhentilah tetapi tetap berada di dalam mobil. Hindari berhenti di bawah atau di atas jembatan atau rambu-rambu lalu lintas.

LEAVE A REPLY