Ilustrasi

IDNEWS.CO.ID – Presiden Joko Widodo telah mengatakan nama ibu kota baru adalah di sejumlah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sejumlah Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.

Beragam fasilitas dan prasarana lantas akan dipersiapkan pemerintah untuk kelangsungan ibu kota baru itu. Satu diantaranya ialah PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN.

Direktur Pokok PGN, Gigih Prakoso memandang, dengan adanya banyak sumber gas alam di Kalimantan timur, karena itu faksinya akan membuat aliran pipa gas apabila ibu kota baru kelak mengutamakan penggunaan gas bumi itu.

“PGN siap memasok gas di ibu kota baru, jika kedepannya dibuat untuk menggunakan sumber daya gas bumi,” kata Gigih di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (30/8/2019)

Sampai saat ini, PGN sudah bekerjasama dengan Bappenas, untuk membuat mode pipanisasi dan arah distribusi gas di ibu kota baru kelak. Harapannya, tahun depan PGN sudah dapat menyampaikan idenya secara lebih jelas.

Spesial untuk di wilayah Penajam Paser Utara, saat ini sudah ada lima ribu konsumen setia di segmentasi rumah tangga yang dilayani PGN. Pada 2020 banyak dicanangkan dapat mencapai dua kali lipat.

Oleh karena itu, Gigih akui PGN benar-benar siap disaat kedepannya disuruh pemerintah untuk siapkan sambungan pipa gas buat kebutuhan rumah ataupun perkantoran di ibu kota baru kelak.

“Kita siap mensuplai dan mendukung segi pipanisasi dan infrastrukturnya,” tutur Gigih.

Gigih menegaskan, apabila PGN berubah menjadi faksi yang dipilih pemerintah untuk menyediakan kebutuhan gas bumi di ibu kota baru kelak, karena itu hal demikian merupakan peluang yang amat dinanti-nanti faksinya.

Dikarenakan, lanjut Gigih, bermodalkan pengoperasian lebih dari lima ribu jaringan gas bumi di Penajam Paser Utara yang saat ini sudah dioperasikan PGN, karena itu, menurut dia, hal demikian akan mudah dilakukan.

“Karena memang kami sudah miliki operasinya di wilayah Kalimantan Timur itu,” ujarnya. (ach)

LEAVE A REPLY