Skuter Listrik

IDNEWS.CO.ID – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan sedang siapkan ketentuan penggunaan skuter listrik yang telah menelan korban jiwa.

Pada Minggu, 10 November 2019, dua orang pengguna layanan skuter listrik meninggal dunia dan empat orang mengalami banyak luka karena ditabrak mobil. Kecelakaan itu terjadi di kawasan Senayan pada waktu 3.45 WIB atau dini hari.

Budi mengatakan, runtunannya yang dipimpin Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi telah bertemu dengan faksi aplikator.

“Jadi kami baru memberikan referensi bagaimana cara kerja mereka, dan kami menyarankan biar DKI bikin ketentuan itu utamanya,” kata Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Akan tetapi, demikian, Budi mengatakan faksinya sementara waktu belum menerbitkan sebuah peraturan menteri. Akan tetapi, masih berbentuk anjuran dari Kementerian terhadap Propinsi DKI Jakarta.

“Sesaat anjuran dahulu, bukan resmi untuk menghindari kecelakaan kelak supaya DKI yang bikin peraturannya,” ujarnya.

Budi memandang, perkara kecelakaan yang terjadi di Senayan itu karena kesalahan dari dua faksi. Diakuinya tak dapat mempersalahkan siapa saja dalam perkara ini.

“Kita petakan dahulu namun sebelum itu terancang, DKI bikin ketentuan, kita meminta DKI yang bikin ketentuan,” ujarnya.

Ke depan, Budi mengatakan akan membuat ketentuan sendiri penggunaan skuter listrik itu yang berlaku di seluruhnya Indonesia. “Ya kelak berlaku umum,” ujarnya. (fat)

LEAVE A REPLY