Disneyland Hong Kong
ilustrasi

IDNEWS.CO.ID – Pemerintah Wilayah Administrasi Khusus Hongkong (HKSAR), Selasa (6/10/2020), memutuskan perpanjangan kebijakan pengaturan pembatasan selama sepekan, hingga 15 Oktober. Sebab, khawatir wabah COVID-19 memburuk.

Pembatasan tersebut di antaranya adalah larangan berkumpul lebih dari empat orang dan kewajiban mengenakan masker di ruang dan angkutan publik. Namun, tim seluncur es yang beranggotakan empat orang tetap diperbolehkan bertanding mulai 9 Oktober, demikian disebutkan di laman berita ECNS.

Pada Selasa, di Hongkong terdapat delapan kasus baru COVID-19, lima di antaranya dialami warga lokal. Lebih dari tujuh hari, Hongkong mencatat 10 kasus lokal, termasuk tujuh di antaranya yang tidak diketahui asal penularannya.

Menteri Kesehatan dan Pangan Hongkong Sophia Chan mengatakan, lonjakan kasus yang terjadi baru-baru ini memicu gelombang epidemi lebih cepat daripada perkiraan, kalau tidak ada tindakan penanggulangan.

Kepala Eksekutif Hongkong Carrie Lam, Selasa, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan pemerintahannya juga akan melakukan tindakan antisipatif.

Ia mengatakan, pemerintahan juga sedang mempelajari kemungkinan soal membebaskan kewajiban karantina selama 14 hari bagi warganya yang baru pulang dari Tiongkok daratan. Sehingga mereka bisa bekerja, melakukan kunjungan medis, kunjungan keluarga, dan berbagai kegiatan lainnya.

Otoritas rumah sakit di Hong Kong menyebutkan 117 pasien masih dirawat, termasuk 10 dalam kondisi kritis. Menurut data departemen kesehatan pada Selasa, jumlah kasus positif COVID-19 di Hong Kong seluruhnya mencapai 5.132 dengan 105 kematian. (ria/net)

LEAVE A REPLY