Kapal pesiar di Sabang

IDNEWS.CO.ID – Dua orang warga negara Indonesia dan satu warga Malaysia ditangkap lantaran memasuki wilayah Singapura secara ilegal menggunakan perahu motor atau boat.

Polisi Penjaga Pantai (PCG) mendeteksi boat yang tidak terdaftar di lepas pantai Eastern Buoy, dengan bantuan peralatan pengintaian sekitar pukul 21.00, Minggu 12 Januari 2020.

Petugas PCG melihat dua orang penumpang melompat turun dari boat, sementara satu lainnya tetap berada di atas boat. Tak lama kemudian salah satu dari mereka yang melompat ke air, berenang kembali ke atas boat.

PCG kemudian mencegat dan menangkap dua orang WNI, yakni satu pria berusia 44 tahun dan seorang wanita berusia 41 tahun di perahu motor. Sementara seorang pria Malaysia berusia 39 tahun, yang diyakini sebagai nahkoda, kemudian ditangkap di dekat laut di lepas Eastern Buoy.

“Investigasi awal mengungkapkan bahwa kedua warga negara Indonesia itu bermaksud memasuki Singapura secara ilegal menggunakan perahu motor, yang dikemudikan pria Malaysia itu, untuk mencari pekerjaan,” kata polisi, dikutip Channel News Asia, Senin 13 Januari 2020.

Ketiganya ditangkap karena memasuki Singapura secara tidak sah, sementara pria Malaysia itu juga sedang diselidiki karena diduga terlibat dalam bisnis atau perdagangan imigran ilegal ke Singapura. Mereka akan didakwa pada hari Selasa, 14 Januari 2020.

Jika terbukti bersalah karena masuk secara ilegal ke Singapura, mereka dapat dipenjara hingga enam bulan dan dihukum cambuk minimal tiga pukulan. Siapa pun yang dinyatakan bersalah terlibat dalam bisnis atau pengiriman imigran ilegal ke Siingapura, dapat dipenjara selama dua sampai lima tahun dan hukum cambuk minimal tiga pukulan.

“PCG tidak mentolerir kegiatan ilegal di perairan Singapura. PCG akan terus bekerja sama dengan agen-agen lain untuk melindungi perbatasan perairan dan laut dari ancaman kejahatan dan keamanan, termasuk masuk dan keluar dari Singapura tanpa izin,” kata Komandan PCG, Cheang Keng Keong. (ach)

LEAVE A REPLY