Ilustrasi iritasi mata.

IDNEWS.CO.ID – Mata melotot sebenarnya dianggap hal yang lumrah ketika kondisi seseorang sedang marah atau kaget. Namun, jika mata melotot terus menerus, bisa jadi ada kelainan pada tubuh.

Adalah penyakit graves yang menjadi pemicu keadaan mata yang melotot tersebut. Perlu dipahami, penyakit graves merupakan gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang menjadi penyebab terjadinya hipertiroid atau kelenjar tiroid yang bekerja lebih aktif.

Penderita graves ini mengalami kondisi di mana sistem kekebalan tubuh yang harusnya menjaga dari kuman pemicu penyakit malah balik menyerang tubuh dan organ yang dituju adalah kelenjar tiroid tersebut. Dengan begitu, hormon tiroid yang diproduksi tubuh terlalu berlebihan dan memicu berbagai gejala termasuk mata melotot.

“Penyakit graves adalah kondisi autoimun yang tidak hanya merangsang kelenjar tiroid tapi juga menyebabkan perubahan struktur mata sehingga bola mata terdorong ke depan. Mata penderita penyakit graves jadi lebih besar dan menonjol,” ujar Spesialis penyakit dalam dari RSPI Puri Indah, dr. Muhammad Ikhsan Mokoagow, M.Med.Sci, Sp.PD-FINASIM, di Jakarta.

Meski begitu, dokter Ikhsan menegaskan bahwa bola mata tersebut tak akan sampai rusak bahkan copot. Adapun tanda khas pada mata penyakit graves lainnya seperti mata terasa kering dan sakit, mata memerah, hingga sensitif pada cahaya.

Sementara itu, gejala penyakit graves dengan hipertiroid juga mudah dikenali seperti detak jantung dan nadi berlebihan hingga diare. Tak jarang juga tangan dan jari mengalami tremor sehingga kesulitan untuk menggenggam sesuatu.

“Biasanya paling gampang dikenali itu tremor. Karena saat memegang cangkir, cangkirnya bunyi dan bahkan airnya sampai tumpah-tumpah,” kata dia.
 

LEAVE A REPLY