Indonesia Diharapkan Menjadi Jembatan Masalah Rohingya.

IDNews.co.id – Kami warga Indonesia geram, kesal, sedih, marah, murka melihat dan mendengar kebengisan Presiden melalui tentaranya dan warga Myanmar yg membantai ratusan ribu warga muslim Rohingya

Atas nama kemanusiaan dan pembukaan UUD 45 Bahwa penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dgn perikemanusiaan dan perikeadilan DPP Pemuda LIRA mengutuk aksi pembantaian tersebut.

Adam Irham, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA.

Bukan hanya itu, kami akan layangkan surat kepada Presiden RI untuk mengambil tindakan tegas dan jelas dengan cara pengusiran Dubes Myanmar atau pemutusan hubungan diplomatik dgn Myanmar.

Jangan sampai pembantaian dan pembunuhan besar-besaran meluas sampai keluar wilayah Myanmar, pembantaian ini diprakarsai oleh Agama Budha yang ingin menghabisi umat Islam Rohingya.

Sementara umat Islam dunia tidak akan tinggal diam menyaksikan saudara seiman nya dibantai dan dibunuh, oleh karena itu sebelum ada aksi balasan dari umat Islam dunia, Presiden RI harus cepat mengambil keputusan tegas terkait hal ini.

Pemuda LIRA akan bersuara di masing-masing wilayah dari ujung Sumatera sampai sampai tanah Papua untuk menyuarakan HAM atas warga Rohingya Myanmar, karena bagi kami pembantaian manusia adalah kejahatan sadis yg harus di perangi bersama-sama.

Harapan kami, Presiden RI bersedia meneriakkan suara lantangnya demi kelangsungan hidup umat manusia dan keharmonisan berbangsa dan bernegara, mengingat Myanmar adalah negara tetangga yang tergabung dalam ASEAN community. (*)

LEAVE A REPLY