Menteri Agama Fachrul Razi Foto: Ngopibareng.id

IDNEWS.CO.ID – Menteri Agama Fachrul Razi telah keluarkan Ketetapan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim.

Fachrul Razi menyanggah, jika dengan adanya PMA Majelis Taklim itu pemerintah dianggap terlalu ikut serta mengamati warga.

“Clausal mana yang mengamati, gak ada ada clausal yang mengamati bagus sekali kok,” kata Fachrul Razi di kantor KPK, Jalan Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Mantan Wakil Panglima TNI itu memandang, PMA begitu bagus sekali, dan dia juga memperjelas tidak akan mencabut PMA Majelis Taklim yang udah dikeluarkan itu. “Saya gak ada tekad sedikit juga untuk mencabut itu, sudah bagus. Semua bagus banyak yang junjung kok. Kalaupun yang suka gak junjung pastinya ada,” tukasnya.

PMA Majelis Taklim terbagi dalam enam Bab dengan 22 clausal. Peraturan ini di antaranya mengontrol: pekerjaan dan arah majelis taklim, pendaftaran, penyelenggaraan yang meliputi pengurus, ustaz, jemaah, tempat, dan materi ajar.

Majelis taklim yang disebut dalam PMA, harus terdaftar dan melaporkan formasi kepengurusan dan jemaahnya terhadap Kantor Masalah Agama (KUA) ditempat, dengan sertakan jatidiri pengurus dan jemaah, seperti foto kopi KTP.

Peraturan ini pula mengontrol masalah pembinaan dan pendanaan. Clausal 20 mengontrol, pendanaan penyelenggaraan majelis taklim bisa mengambil sumber dari pemerintah, pemda, dan sumber lain yang resmi dan tidak mengikat sesuai keputusan peraturan perundang-undangan. (ach)

LEAVE A REPLY