ilustrasi hubungan seksual

IDNEWS.CO.ID – Selain angka perceraian yang meningkat, pandemi virus corona atau COVID-19 juga menimbulkan peningkatan pada angka kehamilan dan kelahiran. Hal ini diakibatkan, berkurangnya aktivitas di luar sehingga membuat pasangan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. 

DKT Indonesia melakukam survei bersama dengan lembaga riset independen, untuk mengukur pengaruh pandemi terhadap pola konsumsi kontrasepsi, khususnya untuk metode Suntik KB dan Pil KB. 

Survei terbatas ini dilakukan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, dengan melibatkan 200 akseptor pil KB dan suntik (pengguna 6 bulan terakhir), 50 bidan, dan 50 apotek di bulan Agustus 2020. 

Baca juga: Hubungkan Kedua Telapak Tangan dan Cek Artinya, Nomor 3 Paling Unik

Head of Strategic Planning DKT Indonesia, Aditya A. Putra, menjelaskan beberapa hasil dari survei yang dilakukan tersebut. Dari beberapa hasil survei, ada satu hal menarik yang didapat. 

“Ini yang menurut saya cukup menarik, bahwa di pandemi ini ada peningkatan frekuensi aktivitas seksual. Khususnya, buat mereka yang usianya lebih muda,” ujarnya saat virtual media conference Perayaan Hari Kontrasepsi Sedunia, Kamis 24 September 2020. 

Lebih lanjut, Aditya mengungkapkan, hal ini harus diantisipasi, agar para pasangan tidak berhenti menggunakan metode kontrasepsi yang mereka pilih.

“Apalagi sekarang banyak Work From Home (WFH), kalau dibilang juga hiburan terbatas, orang gak bisa ngemol dan lain sebagainya. Ini mungkin menjadi cara untuk stress release buat masyarakat dalam masa pandemi ini,” kata Aditya A. Putra.
 

LEAVE A REPLY