Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu

IDNEWS.CO.ID – Kuasa Hukum Kivlan Zen, Tonin Tachta Singarimbun, mendorong Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu untuk memberikan agunan pembatalan penahanan pada kliennya. Desakan ini bukanlah tanpa alasan, karena Kivlan dan Ryamizard berlatar belakang sama ialah purnawirawan TNI.

Tonin mengatakan keinginan itu disampaikan biar kliennya tidak mendekam di Rutan Polda Metro Jaya. Sebab itu faksi kuasa hukum bersurat ke Ryamizard hari ini, Senin (22/7/2019).

“Kami menyampaikan pada Ryamizard karena Pak Kivlan butuh dibantu dan ditolong. Mengingat Bapak (Menhan Ryamizard) pernah juga sebagai Pangkostrad, dan sebagai Menhan. Jadi merupakan satu aksi baik memberikan penjaminan ini. Surat dikirim ini hari,” kata Toni saat diwawancarai di PN Jakarta Selatan.

Menurut Tonin, pemberian agunan oleh Ryamizard pantas diberi atas layanan Kivlan pada negara dalam peperangan di Papua pada tahun 1973, Timor Timur tahun 1985, dan pembebasan sandera WNI di Filipina tahun 2017.

Tonin menambahkan Mabes TNI melalui badan pembinaan hukum pun telah keluarkan surat yang ditandatangani Mayjen TNI Joko Purnomo sebagai Kepala Babinkum sebagai pendampingan hukum pada Kivlan.

Seterusnya, dijelaskan Tonin, permintaan ini dilakukan seperti langkah dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, yang bersedia jadi penjamin pada Mayjen TNI (Purn) Soenarko yang pun berstatus tersangka dalam masalah yang hampir mirip dengan Kivlan.

“Mengapa Pak Luhut saja memberikan agunan pada yang lain, mengapa Pak Ryamizard Ryacudu, mantan Pangkostrad, yang sudah pernah satu instansi (tidak melakukan hal yang sama),” ujarnya. (ach)

LEAVE A REPLY