IDNEWS.CO.ID – Menyusul kabar salah satu karyawan Huawei yang diduga terkena virus corona, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto langsung mengunjungi Gedung BRI, Sudirman, Jakarta. Menkes yang tiba dengan mobil dinasnya, langsung menuju kantor Huawei yang berada di lantai 19. 

Terawan sendiri masuk tanpa menggunakan masker atau alat pengaman diri apapun. Ini sekaligus untuk memastikan bahwa kabar yang beredar baru-baru ini tidak benar. 

“Bahwa aku rapopo nangkene. ngopo? Wong aku sing ngerti pasien. Wong rapopo kok. Neng pasien opo opo masa wani aku rene. (Bahwa aku enggak papa di sini. Kenapa? Orang aku yang mengerti pasien. Orang tidak apa apa kok. Kalau pasien kenapa kenapa masa berani aku di sini),” kata Terawan saat ditemui Gedung BRI, Kamis, 22 Januari 2020. 

“Gini lho, yang berbahaya itu virus berita, kalau kalian viralkan terus-menerus untuk hal yang belum nyata, karena itu kenapa saya datang ke sini, saya mau melihat sendiri kaya apa, yang masif kaya gitu,” lanjut dia.

Ia juga menyampaikan bahwa bukan kapasitas pengelola gedung untuk menyatakan seorang mengidap penyakit tertentu, terlebih virus Corona yang memang tengah mewabah. Terawan menegaskan bahwa hal itu merupakan wewenangnya sebagai Menteri Kesehatan.

“Itu kan bukan kapasitasnya untuk mengemukakan soal virus dan sebagainya, itu kan kapasitasnya menteri kesehatan, dan aku akan cek semua termasuk pintu-pintu masuk negara, saya cek semua. Kita ini sudah siaga satu, tidak ada tidurnya ini. Jadi tenang, saya bekerja membantu masyarakat untuk tidak usah khawatir,” ujarnya lagi.

Salah seorang pekerja di Jakarta, dikabarkan telah terkena virus Corona yang sebelumnya mewabah di Wuhan, China. Belakangan diketahui bahwa pekerja itu merupakan salah satu karyawan Huawei yang berkantor di Gedung BRI, Jakarta. 

Terkait kabar tersebut, Corporate Secretary Bank BRI, Hari Purnomo langsung memberikan pernyataan dan langkah cepat yang mereka ambil. 

“Bank BRI saat ini telah berkoordinasi dengan Huawei dan pihak terkait untuk melakukan investigasi terkait kebenaran informasi tersebut,” kata Hari dalam pernyataan tertulisnya yang beredar di kalangan wartawan, Kamis, 22 Januari 2020. 

Hari mengatakan bahwa saat ini, pekerja Huawei  yang demam telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis serta diagnosa kebenaran terkena Virus Corona.

LEAVE A REPLY