Lifestyle

Meski Tertular, Vaksin COVID-19 Minimal Cegah Gejala Berat

IDNEWS.CO.ID – Masih banyak masyarakat awam yang tak memahami kegunaan vaksin, khususnya di era pandemi COVID-19. Padahal, vaksin kerap dinilai berpotensi menjadi jalan keluar dari kondisi krisis yang sedang dialami masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

Dalam acara virtual VIVA Talk di akun Instagram VIVA.co.id, mengundang narasumber dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Vaksinolog Omni Hospitals Pulomas, dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD, dan berdiskusi perihal vaksinasi. Dituturkannya, vaksin sangat penting dalam mencegah penularan COVID-19 yang masif.

Sebab, penyakit menular asal Wuhan, China, ini banyak menginfeksi pasien dengan tanpa gejala. Sehingga, sangat sulit menghindari penularannya, apalagi jika masyarakat tidak ketat menjalankan protokol kesehatan.

“Vaksin COVID-19 ada beberapa merek dan karakteristik yang berbeda. Tujuan paling utama, tentu bisa mencegah penularan artinya tidak terinfeksi sama sekali,” kata Dirga.

Meski begitu, keadaan darurat membuat pengembangan vaksin COVID-19 terbilang cukup singkat. Hal ini memicu efektivitasnya tidak terlalu sempurna dalam benar-benar mencegah penyakit itu.

“Kedua, minimal walaupun terinfeksi dan menularkan, tapi tidak menimbulkan gejala berat. Itu minimal (efektivitasnya),” jelasnya.

Adapun efek samping dari vaksin, menurut Dirga adalah hal yang wajar lantaran tubuh merespons dalam membentuk antibodi yang melawan virus. Beberapa efek samping berupa nyeri, bengkak, pegal, hingga demam yang umum terjadi.

Seperti diketahui, saat ini jumlah kasus COVID-19 masih tinggi. Untuk itu selalu patuhi protokol kesehatan dan jangan lupa lakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Jauhi Kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun.

#satgascovid19
#pakaimasker
#jagajarak
#cucitanganpakaisabun
#ingatpesanibu

Back to top button

Adblock Aktif

Mohon Non - Aktifkan Adblock Pada Browser Anda !