Trump dan Kim Jong Un saat hendak melihat The Beast. Foto: Carscoops

IDNews.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa rencana pertemuan keduanya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un segera ditetapkan. Ada tiga sampai empat pilihan lokasi yang menjadi opsi venue pertemuan dua pemimpin negara tersebut.

Namun Trump mengatakan bahwa pertemuan itu mungkin tidak akan diadakan di Singapura lagi tempat di mana kedua pemimpin pertama kali bertemu pada Juni 2018 lalu.

Dilansir dari Channel News Asia, Rabu (10/10/2018), Trump juga mengatakan pertemuan tersebut akan diadakan setelah pemilihan Kongres AS pada 6 November 2018 mendatang.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bertemu dengan Kim di Pyongyang untuk membahas pertemuan tingkat tinggi kedua. Pompeo juga mengatakan Korut telah membuat kemajuan signifikan menuju denuklirisasi.

Mantan Direktur CIA itu mengatakan inspektur internasional akan diizinkan masuk ke Korea Utara untuk memeriksa lokasi uji coba nuklir yang menurut Pyongyang sudah dibongkar.

“Saya kira kami telah membuat kemajuan luar biasa. Tidak ada tes nuklir, tidak ada roket dan kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan pemimpin Kim,” kata Donald Trump. (ach)

LEAVE A REPLY