Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari (tengah)

IDNEWS.CO.ID – Olimpiade 2020 Tokyo resmi ditunda. Keputusan itu diambil setelah Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe bertemu secara virtual dengan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, kemarin.

Dari pertemuan itu disepakati jika Olimpiade 2020 yang sejatinya berlangsung pada 24 Juli mendatang ditunda satu tahun. Namun belum ada kepastian kapan waktu tepatnya.

(Baca juga: Olimpiade 2020 Resmi Ditunda 1 Tahun, Permintaan Langsung PM Jepang)

Penundaan Olimpiade 2020 dilakukan karena wabah virus corona hingga sekarang belum mereda. Negara-negara di dunia dibuat khawatir dengan adanya masalah ini.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari memastikan pihaknya bakal langsung bersurat kepada IOC. Dia ingin bertanya mengenai hal teknis yang mesti dilakukan.

Bendera logo Olimpiade

“Sekarang lebih jelas, karena Presiden IOC sudah menyampaikan terkait penundaan. Setelah ini kami akan bersurat secara resmi untuk menanyakan teknis penundaan,” ujar Okto saat dihubungi lewat pesan singkat.

Tindak lanjut itu dilakukan karena KOI butuh pula panduan dalam memetakan program. Apakah dengan mundurnya Olimpiade 2020, kemudian hasil kualifikasi ikut berubah.

“Jadi, apakah proses kualifiksai dihentikan dan tetap menggunakan hasil yang sekarang atau ada perubahan lain,” tutur Okto.

“Artinya, hal-hal teknis yang menyangkut penundaan selama satu tahun ini, apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara melakukannya,” imbuhnya.

Baca juga

Jadi Wasit MMA, Mike Tyson Lebih Seram dari Kedua Petarung

Kasus PDP Corona, PBSI Larang Pelatih Bulutangkis RI Datangi Pelatnas

Lupakan Sejenak Virus Corona, Ada ‘Duel’ Muhammad Ali vs Holyfield?

LEAVE A REPLY