Ilustrasi hukum Foto: Grid.ID

IDNEWS.CO.ID – Tersangka perkara dugaan penculikan dan penganiayaan pelaku sosial media Ninoy Karundeng bertambah . Dari sebelumnya 11 orang, saat ini sudah berubah menjadi 14 tersangka.

“Kita sudah memutuskan 14 tersangka,” papar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (11/10/2019)

Sebelumnya, tersangka dalam perkara ini cuma 13 orang. Walau begitu, Argo tidak menjelaskan siapa satu tersangka baru ini. Tiga belas tersangka ditahan, sementara satu tidak karena sakit. Ia mengatakan tersangka ini tidak tiga saksi yang baru diperiksa minggu ini.

Didapati, tiga saksi itu ialah Sekretaris Umum Front Pembela Islam Munarman, Ketua Media Center Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin, dan Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Falaah, Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Iskandar. Selama ini ketiganya masih dengan status saksi.

“Bersangkutan dengan kontrol para saksi perkara pengeroyokan dengan korban Pak Ninoy, kita sudah periksa tiga saksi dan pastinya hasil kontrol itu utamanya kalau yang berkaitan paham kegiatan itu. Memang hingga sampai saat ini yang berkaitan masih sebagai saksi,” ujarnya.

Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan pelaku sosial media dan simpatisan Presiden Joko Widodo ialah Ninoy Karundeng, dengan wajah lebam menyebar luas. Dalam video itu, Ninoy diduga sedang diinterogasi oleh sejumlah pria dalam sebuah ruangan.

Selain itu, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Falaah, Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menolak kalau Ninoy telah disekap dan dianiaya dalam satu diantara ruangan bawah masjid.

Pengurus DKM Al Falaah, Iskandar, mengatakan memang paham kalau Ninoy dianiaya oleh banyaknya orang di muka pagar masjid. Tetapi, ia memperjelas, saat terjadi penganiayaan itu, pengurus DKM langsung masukkan Ninoy ke ruang bawah masjid untuk ditangkap dan diurus oleh para medis.(ndi)

LEAVE A REPLY