Ilustrasi ayah mengasuh bayinya.
Ilustrasi ayah mengasuh bayinya.

IDNEWS.CO.ID – Setiap orangtua pastinya mendambakan memiliki anak yang sehat, ceria, dan cerdas dalam berbagai sisi, baik intelektual, emosional, dan spiritual.

Namun adakalanya ada tipe anak Anda mudah menangis, tantrum, hiperaktif, lesu, kurang memiliki motivasi, sulit diarahkan, mudah sakit, dan berbagai permasalahan lainnya.

Banyak yang meyakini bahwa pemberian nama anak akan berpengaruh terhadap proses tumbuh kembangnya.

Hal itu diungkapkan Ahli Restruktur Nama, Ni Kadek Hellen Kristy Winatasari, S.Psi, M. Ed, CHt., CI. Ia mengatakan bahwa nama yang disematkan pada anak merupakan doa, harapan, dan impian orangtua untuk masa depan anak. 

“Jika anak sejak dini memiliki nama yang harmonis, sesuai, bagus, dan baik maka dia bisa mengatur emosi. Anak-anak akan lebih mudah diarahkan, dan lebih cepat problem solving, lebih baik,” ujarnya kepada VIVA beberapa waktu lalu.

Menurut Heleni, disadari atau tidak sebenarnya setiap orang akan terdorong untuk memenuhi citra yang terkandung dalam namanya. Nama yang baik pada anak akan membentuk citra diri positif dan sebaliknya.

“Misalnya jika anak lelaki yang dinamai dengan nama yang mirip anak perempuan, maka hal itu akan memicu problem perilaku pada kehidupannya,” tambah Heleni.

Tak hanya itu, menurutnya pemilihan nama yang tepat bagi anak dapat dilihat berbagai aspek kehidupannya seperti kesehatan, kepribadian, tingkat emosi, dan pengalaman atau tantangan hidup seseorang.

“Anda tak harus mengganti identitas anak seperti akte kelahiran untuk nama baru anak Anda. Cukup dengan ‘menginstal’ ke alam bawah sadar. Kuncinya ada pada keselarasan antara nama dan tanggal lahir anak yang akan membawa dampak positif bagi tumbuh kembangnya.”

LEAVE A REPLY