Pemimpin kelompok teroris Al-Qaeda, Abdelmalek Droukdel

IDNEWS.CO.ID – Pasukan Angkatan Bersenjata Prancis (FAF), mengonfirmasi kematian salah seorang pemimpin kelompok teroris Al-Qaeda, Abdelmalek Droukdel. FAF menyebut pihaknya berhasil membunuh Droukdel setelah tericum berada di sebuah wilayah di Mali.

Menteri Angkatan Bersenjata Prancis, Florence Parly, memberikan pertanyaan terkait keberhasilan pasukannya menghabisi nyawa Droukdel. Dalam keterangan yang ditulis Parly di Twitter, Droukdel tewas di Mali bagian utara.

Tak cuma Droukdel, Parly juga menyatakan bahwa ada beberap anggota kelompok teroris Al-Qaeda lainnya juga berhasil ditumpas.

“Pada 3 Juni, pasukan tentara Prancis dengan dukungan mitra lokal yang mereka miliki, membunuh pemimpin Al-Qaeda d Maghrib Islam, Abdelmalek Droukdel, dan beberapa kolaborator terdekatnya”, dalam sebuah operasi di utara Mali.

Droukdel merupakan salah seorang komandan yang memiliki peran kunci dalam pergerakan Al-Qaeda di wilayah Afrika Utara. Bersama kelompoknya AQIM. Kelompok AQIM adalah bagian dari pergerakan militan yang berhasil mengambil alih pemerintah Mali.

Pada akhirnya, pasukan Prancis juga masuk ke wilayah Afrika Utara, tepatnya di wilayah Sahel. FAF diduga memiliki bukti bahwa kelompol teroris Al-Qaeda ini melakukan kejahatan penyandaraan demi uang. Droukdel dan kelompoknya dikatakan menghasilkan jutaan (Dollar) kejahatan penculikan.

Uang yang diterima AQMI yang merupakan hasil dari uang tebusan atas penculikan, yang kerap menyasar orang asing di negara itu. Tak hanya itu, di bawah komando Droukdel, AQIM menguasai sejumlah negara semisal Mali, Burkina Faso, dan Niger.

Droukdel dikenal juga dengan nama Abu Musab Abdul Wadud di Aljazair. Ia ikut dalam perang Aljazair di era I990 dan terkenal sebagai pemimpin utama gerakan pemberontakan Aljazair pada 2004. Diketahui juga, Droukdel pernah membentuk Kelompok Salafis Panggilan Pertempuran (GSPC) dan mengubahnya menjadi Al-Qaeda. (fat)

LEAVE A REPLY