Pajak Kendaraan Bermotor

  • Target 2017                         Rp 12,9 Triliun
  • Perolehan Hingga Agustus     Capai 60 persen
  • Jumlah Mobil Mewah             4.000 Unit
  • Mobil Tunggak Pajak             1.700 Unit
  • Nilai Pajak Per Unit               Di Atas Rp 100 Juta

IDNews.co.id – UPAYA Pemprov DKI mengejar penunggak pajak mobil mewah dengan aksi ‘gedor pintu’ dinilai belum serius. Sebab hal itu harus dibuktikan terlebih dahulu.

Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto menilai, pengejaran terhadap penunggak pajak tersebut jangan seperti ‘hangat-hangat kotoran ayam’.

Maksudnya, hanya semangat di awal, namun melempem di belakang. “Kalau mau kejar pajak mobil mewah jangan banyak omong, segera laksanakan dan ungkap ke publik berapa jumlah yang sudah berhasil dikejar pajaknya. Jangan hanya pencitraan saja,” ketus dia, Jumat (11/8).

Dia mengungkapkan, pemilik mobil mewah merupakan kalangan pengusaha kaya, artis, dan juga eksekutif muda.

“Mereka mau enaknya saja menggunakan jalan raya dan fasilitas rambu lalu lintas, tapi tidak mau bayar pajak. Padahal pajak itu akan digunakan untuk perbaikan sarana dan prasaraan lalu lintas. Orang yang tidak bayar pajak seperti ini harus siberi sanksi tegas,” tegas dia.

Semestinya, sambung Sugiyanto, Pemprov DKI harus segera membuktikan kerja di lapangan dalam mewujudkan pengejaran terhadap para pemilik mobil mewah yang menunggak pajak. “Kalau hanya gertak sambal bauat apa? Toh sulit juga mengejar target perolehan pajak,” pungkas dia. (hat)

LEAVE A REPLY