IDNEWS.CO.ID – Menurut studi terbaru yang dipublikasi di jurnal American Osteopathic Association, orang yang biasa memakai ganja mungkin butuh dosis obat bius yang lebih besar jika suatu saat mesti menjalani operasi. Menurut periset hal ini terjadi sebab kandungan ganja di tubuh tampaknya berpengaruh pada efektivitas beberapa obat.

Pemimpin studi dr Mark Twardowski dari Western Medical Associates mengatakan kandungan ganja bisa menetap di dalam tubuh untuk masa yang lama mungkin sampai beberapa bulan. Oleh karenanya penting buat seorang pasien terbuka pada dokter memberitahu sejarah pemakaian ganjanya terutama dengan makin banyak daerah yang melegalkan pemakaian ganja untuk rekreasi.

Dari 250 pasien dalam studi, sekitar 10 % mengaku pengguna ganja regular. Nah saat pemakaian obat biusnya dibanding pasien yang biasa mengonsumsi ganja perlu dua kali lipat dosis obat propofol, 14 % lebih banyak dosis obat fentanyl, dan 20 % lebih banyak dosis obat midazolam.

Sebagian besar pasien yang di teliti harus menjalani operasi ringan kolonoskopi.

“Jelas fakta bahwa penggunaan ganja memengaruhi keefektifan dari ketiga obat ini tentu menimbulkan banyak sekali pertanyaan mengenai potensi efek pada obat lainnya seperti penghilang rasa sakit, obat kecemasan, dan sebagainya,” kata dr Mark seperti diambil dari Reuters, Rabu (17/4/2019).

dr Mark mengatakan perlu penelitian lebih lanjut dengan populasi yang lebih besar untuk mengkonfirmasi temuan ini.

(ria)

LEAVE A REPLY