Ilustrasi Parsel

IDNEWS.CO.ID – Penjualan parsel jelang Lebaran 2019 masih sepi. Kondisi demikian dipengaruhi maraknya usaha parsel online. “Tidak seperti dahulu, sekarang kan sudah sepi, banyak yang jual online,” kata Linda, penjual parsel di Pasar Cikini, Selasa (14/5/2019).

Linda mengatakan, pihaknya sudah mencoba memasang iklan di media sosial. Linda dan para penjual parsel lainnya sudah mulai berjualan parsel sejak hari ketiga Ramadan 1440 Hijriah. “Kalau pada tahun ini, tidak tahu, belum ada yang keluar, biasanya pada minggu terakhir Ramadan baru mulai ramai,” ujar Linda.

Pengakuan yang sama disampaikan oleh Abot, pedagang parsel lainnya. “Sekarang, mah, masih sepi, nanti biasanya setelah pertengahan Ramadan atau seminggu menjelang Lebaran, baru mulai ramai,” ucap dia.

Pedagang yang sudah berjualan parsel selama 10 tahun ini mengaku hanya berjualan parsel selama dua kali dalam setahun, yaitu jelang Lebaran dan Natal. Para penjual parsel di Cikini, dahulunya berjualan di Stasiun Cikini. Kini pindah ke trotoar di samping Stasiun Cikini karena peraturan pemerintah yang melarang berjualan di stasiun.

Harga parsel bervariasi. Mulai dari Rp 200 ribu – 1,2 juta (parsel makanan). Harga Rp 350 ribu – 1 juta lebih (parsel kramik). Untuk harga parsel berisi kaligrafi, dibandrol Rp 350 ribu – 3 juta. (fat)

LEAVE A REPLY